Google Maps Akan Tampilkan Cuaca dan Kualitas Udara

Google Maps Akan Tampilkan Cuaca dan Kualitas Udara

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 30 Mar 2021 18:44 WIB
Google Maps tampilkan tren kasus COVID-19
Google Maps Akan Tampilkan Cuaca dan Kualitas Udara Foto: Google
Jakarta -

Google Maps kedatangan sederet fitur baru yang akan segera digulirkan ke pengguna Android dan iOS. Salah satunya adalah fitur yang menampilkan cuaca dan kualitas udara.

Fitur cuaca ini akan ditampilkan dalam layer khusus di peta. Fitur ini akan menampilkan temperatur dan kondisi cuaca di sebuah lokasi, sekaligus memberikan perkiraan cuaca tiap jam atau secara mingguan.

"Jadi jika kalian ingin merencanakan sejak jauh-jauh hari, kami membuatnya jadi lebih mudah untuk kalian," kata VP Product Google Maps Dane Glasgow dalam media briefing virtual, Selasa (30/3/2021).


Informasi cuaca yang ditampilkan di Google Maps akan disediakan oleh The Weather Company yang merupakan platform milik IBM. Fitur ini akan tersedia secara global untuk pengguna Android dan iOS dalam beberapa bulan ke depan.

Sementara itu, layer kualitas udara di Google Maps akan menampilkan seberapa bersih kualitas udara di suatu tempat. Glasgow mengatakan fitur ini bermanfaat untuk pengguna yang mengalami alergi atau berencana pergi ke tempat yang rawan kebakaran hutan.

Fitur baru Google MapsLayer cuaca dan kualitas udara di Google Maps Foto: dok. Google

Fitur ini akan mengandalkan data dari sumber seperti Airnow.gov dan Central Pollution Board di India. Layer kualitas udara ini akan digulirkan di Australia, India dan Amerika Serikat terlebih dahulu dan akan diluncurkan ke negara lain dalam waktu dekat.

Google Maps juga memperluas ketersediaan Mode Mengemudi Asisten ke lebih banyak bahasa. Fitur ini memudahkan pengguna untuk mengirimkan dan menerima panggilan atau SMS, melihat pesan baru dari berbagi aplikasi dan meminta teks dibacakan secara lisan.

Semua perintah di atas bisa dilakukan hanya dengan menggunakan suara lewat Google Assistant dan tanpa perlu meninggalkan layar navigasi, jadi perhatian pengguna bisa difokuskan untuk berkendara.

Mode Mengemudi Asisten akan diluncurkan untuk Android di 13 negara baru dalam beberapa bulan ke depan yaitu Australia, Brasil, Kanada, Prancis, Jerman, Inggris, India, Indonesia, Irlandia, Jepang, Meksiko, Singapura dan Spanyol.



Simak Video "Bantah Layanannya Down, Begini Penjelasan Google Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)