Pendiri Google Mau Bikin Pesawat Terbesar di Dunia!

Pendiri Google Mau Bikin Pesawat Terbesar di Dunia!

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 23 Mar 2021 10:46 WIB
Sergey Brin bertemu berkunjung ke kantor Kementerian Kominfo dan bertemu dengan Menteri Rudiantara
Pendiri Google Mau Bikin Pesawat Terbesar di Dunia (Foto: Anggoro Suryo Jati/detikINET)
Jakarta -

Pendiri Google Sergey Brin menunjukkan ketertarikannya di dunia penerbangan dengan mengungkapkan rencana membangun pesawat terbesar di dunia. Pesawat ini akan digunakan untuk membantu seluruh dunia saat terjadi bencana.

Dikutip dari Daily Mail, Selasa (23/3/2021) LTA Research and Exploration ditunjuk sebagai perusahaan yang akan membangun pesawat besar sepanjang 200 meter dan ditenagai bahan bakar hidrogen tersebut.

Sejauh ini LTA sudah membangun prototipe yang dijuluki 'Pathfinder 1'. Prototipe ini dijadwalkan melakukan uji terbang di atas langit Silicon Valley secepatnya tahun ini.

Berdasarkan dokumen pendaftaran Pathfinder 1 tahun 2019 dengan Federal Aviation Administration (FAA), pesawat tersebut dibekali 12 motor listrik dan kemampuan untuk mengangkut 14 orang di dalamnya.

Ide membuat pesawat sebenarnya sudah muncul sejak 2017. Namun pesawat itu awalnya akan menjadi 'kapal pesiar udara' untuk dia dan keluarganya. Brin kemudian berubah pikiran dan menggunakan dana USD 150 juta yang dimilikinya untuk membangun pesawat yang diperuntukkan bagi kemanusiaan ketika bencana alam melanda.

LTA pun merespons keinginan Brin dan mengatakan akan merancang kapal udara tersebut untuk meningkatkan pengiriman bantuan kemanusiaan dan mengurangi emisi karbon.

Desain pesawat tidak hanya akan dibuat agar bisa mengirimkan barang hampir ke mana saja, tetapi juga menghasilkan emisi 80-90% lebih sedikit daripada pesawat tradisional.

Brin tampaknya tak main-main dengan proyeknya ini, karena ia sampai mempekerjakan bekas bos Ames Research Center sebagai kepala proyeknya. Pembangunan pesawatnya sendiri dilakukan di lapangan terbang Moffett, California, Amerika Serikat. Lapangan terbang ini merupakan bagian dari Ames Research Center milik NASA, yang disewa Google selama 60 tahun ke depan.



Simak Video "Remaja di Ciamis Manfaatkan Pandemi Bikin Bisnis Miniatur Pesawat"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)