Signal dan Telegram Tak Terbendung, Jutaan Pengguna Baru Gabung

Signal dan Telegram Tak Terbendung, Jutaan Pengguna Baru Gabung

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 15 Jan 2021 05:45 WIB
Telegram
Aplikasi Telegram. Foto: Telegram
Jakarta -

WhatsApp sepertinya mulai patut waspada terhadap kebangkitan layanan messaging rival, Signal dan Telegram. Pasalnya kenaikan download yang dialami oleh kedua aplikasi tersebut tidak main-main jika melihat data terkini.

Seperti dikutip detikINET dari Associated Press, Jumat (15/1/2021) analisa dari Sensor Tower menunjukkan Signal didownload sebanyak 17,8 juta kali di Play Store dan App Store pada 5 sampai 12 Januari. Itu merupakan peningkatan 61 kali lipat dari minggu sebelumnya yang sebesar 285 ribu kali.

Kemudian Telegram tembus 15,7 juta kali download di kurun waktu yang sama, 5 sampai 12 Januari, peningkatan dari jumlah 7,6 juta kali pada minggu sebelumnya. Bahkan Telegram telah mengumumkan jumlah pengguna aktif telah mencapai 500 juta user.

Adapun angka download terkini WhatsApp berada di belakang keduanya, dengan 10,6 juta kali unduhan, turun dari 12,7 juta kali download pada minggu sebelumnya.

Memang dengan sekitar 2 miliar pengguna aktif, WhatsApp masih jauh di atas. Akan tetapi jika tren download Signal dan Telegram tetap bertahan, lambat laun tentu bisa menjadi ancaman.

Dibandingkan dengan WhatsApp dan Telegram, Signal memang masih berada di urutan terakhir jumlah pengguna, di kisaran 63,1 juta kali. Namun tren pertumbuhan mereka mulai berada di atas Telegram dan WhatsApp.

Melihat fenomena yang menggembirakan bagi perusahaannya itu, Brian Acton selaku Executive Chairman Signal Foundation mengaku akan menambah jumlah karyawan agar Signal tidak kewalahan dengan angka pertumbuhan yang terjadi.

"Kami menyaksikan pertumbuhan luar biasa Signal pada minggu silam. Maka karena pertumbuhan yang mencapai rekor ini, kami menjadi lebih kuat lagi untuk menemukan orang-orang berbakat," kata Acton yang juga pendiri WhatsApp bersama Jan Koum ini.



Simak Video "Mengenal Pendiri Telegram dan Signal yang Kerap Menyerang WhatsApp"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)