Apple Sempat Tolak Stiker Pakai Masker, Kenapa?

Apple Sempat Tolak Stiker Pakai Masker, Kenapa?

Josina - detikInet
Jumat, 13 Nov 2020 11:00 WIB
Customers walk into an Apple Store after Apples new iPhone XS and XS Max went on sale in Beijing, China September 21, 2018. REUTERS/Jason Lee
Foto: Jason Lee/Reuters
Jakarta -

Dua pengembang aplikasi di Apple akhirnya diberikan izin untuk mempromosikan pemakaian masker dengan paket stiker mereka di iOS. Sebelumnya mereka ditolak oleh Appe karena dianggap memiliki referensi yang tidak pantas terkait dengan pandemi COVID-19.

Dilansir detikINET dari The Verge, tak dijelaskan apa aplikasi yang mereka buat, namun para pengembang ini sempat mengeluhkan penolakan dari Apple lewat akun Twitter masing-masing.

Lewat akun Twitter, pengembang Jen Lewis sempat bingung kenapa dan bagaimana bisa stiker yang menggambarkan Chef memakai masker dengan memberikan tanda ciuman bisa menjadi referensi tidak tepat untuk COVID-19, sedangkan Apple sendiri memiliki emoji yang memakai masker.

Lalu pengembang lain bernama Mark Jhonson juga mengalami penolakan serupa. "Ditolak juga. Stiker kami bertuliskan 'pakai topeng' dan 'cuci tangan'. Akhirnya mendapatkan persetujuan ketika kami menghapus teks tetapi tetap menempel stikernya," tulisnya.

Akan tetapi penolakan itu tidak berlangsung lama karena kini, masing-masing pengembang telah diberitahu Apple bahwa konten serta stiker bermaskernya telah diterima dan diizinkan tayang di iOS.

Tidak dijelaskan bagaimana awal mula dua pengembang ini bisa ditolak, namun Apple menjelaskan bahwa perusahaan berhati-hati sehingga sebisa mungkin hanya institusi medis dan badan kesehatan resmi yang menyebutkan "COVID-19" dalam nama atau metadata aplikasi mereka.

Baik Apple dan Google memiliki kebijakan yang dirancang untuk memastikan pencarian COVID-19 mengarah ke aplikasi yang mungkin benar-benar membantu pengguna dalam melindungi diri sendiri.



Simak Video "Sengaja Bikin iPhone Lemot, Apple Didenda USD 113 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fyk)