Google Rilis Fitur 'People Cards' Apa Itu?

Google Rilis Fitur 'People Cards' Apa Itu?

Josina - detikInet
Selasa, 11 Agu 2020 22:12 WIB
Ilustrasi Google, ilustrasi YouTube, dan ilustrasi Facebook
Google Rilis Fitur 'People Cards' Apa Itu? (Foto: Andhika Prasetia)
Jakarta -

Google meluncurkan People Cards di India yang memungkinkan individu pengguna membuat profil mereka di mesin pencarian.

Fitur baru ini telah diuji di negara tersebut selama beberapa tahun yang menghadirkan pengalaman seperti kartu kunjungan virtual ke Google Search, di mana pengguna dapat menyoroti situs web atau profil media sosial mereka yang ada untuk merinci identitas mereka ke publik.

Fitur ini menggunakan Google's Knowledge Graph (Grafik Pengetahuan Google) untuk menampilkan informasi yang disediakan oleh pengguna. Khususnya pengguna harus memberikan nomor ponsel dan memerlukan akun Google untuk membuat People Card di Google Search.

Awalnya, Google telah menghadirkan fitur People Cards untuk pengguna ponsel, yang artinya pengguna harus masuk ke akun Google di perangkat seluler untuk membuat profil.

Selain itu fitur baru ini baru tersedia dalam bahasa Inggris, dan kemungkinan di masa mendatang bahasa lain akan ditambahkan.

google people cardsGoogle People Cards. Foto: Google

Dijelaskan oleh Lauren Clark, Manajer Produk Google Search bahwa fitur People Cards saat ini hanya terbatas di India saja dan tidak rencana untuk memperluasnya.

"Kami selalu mencari cara baru untuk membuat penelusuran lebih berguna bagi orang-orang, dan kami menemukan bahwa ada beberapa kebutuhan informasi unik tentang India yang dapat kami bantu layani terlebih dahulu." kata Clark dilansir detikINET dari gadgets.ndtv

Tujuan utama dari People Cards adalah untuk memungkinkan individu memiliki profil publik di Google Search yang akan ditampilkan di atas semua hasil pencarian.

Google mengklaim bahwa dengan People Cards, ini bertujuan untuk memberikan informasi yang berguna dan dapat diandalkan kepada publik. Karenanya, ini akan memberikan opsi kepada semua pengguna untuk menandai penyalahgunaan, peniruan identitas, atau bahkan konten berkualitas rendah, jika mereka menemukan sesuatu yang aneh melalui kartu orang.

Google juga menggembar-gemborkan memiliki kombinasi tinjauan manusia dan teknik otomatis untuk menandai konten yang melanggar kebijakan. Selain itu, hanya satu kartu orang yang diperbolehkan per akun Google untuk membatasi profil palsu.

Individu yang telah membuat kartunya di Google memiliki kemampuan untuk menyisih dari pengalaman ini kapan saja. Jika ada orang yang memiliki nama yang sama, Google Penelusuran akan menampilkan beberapa modul.



Simak Video "Google Meet Gratis Bakal Dibatasi 1 Jam Per Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)