Netflix Tambahkan Kemampuan Baru di Android

Netflix Tambahkan Kemampuan Baru di Android

Adi Fida Rahman - detikInet
Minggu, 02 Agu 2020 10:29 WIB
Netflix
Netflix menghadirkan kemampuan baru pada aplikasinya di Android. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta -

Netflix akan menambahkan kemampuan baru pada aplikasinya di Andorid. Pengguna diberikan sejumlah opsi pengaturan kecepatan pemutaran video.

Saat ini pengguna hanya bisa memiliki opsi kecepatan pemutaran 1x. Pada pembaruan yang akan dikirimkan Netflix akan tersedia pilihan kecepatan 0,5x, 0,75x, 1,25x dan 1,5x.

Kontrol kecepatan pemutaran juga tersedia pada judul yang diunduh, sehingga pengguna dapat menyesuaikan kecepatan saat menonton online atau offline.

VP Inovasi Produk Netflix, Keela Robison, mengatakan fitur baru ini telah sering diminta. Dan fitur kecepatan pemutaran ini didukung oleh National Association of the Deaf dan National Federation of the Blind di AS.

"Orang-orang yang tuli dan memiliki kesulitan membaca menyukai pilihan untuk memperlambat teks, dan orang-orang yang sulit mendengar menyukai kemampuan untuk mendengarkan dengan kecepatan yang lebih lambat - sementara banyak orang yang tunanetra terbiasa mendengarkan audio digital lebih cepat (misalnya dengan pembaca layar)," kata Robison seperti dikutip dari Gizmodo.

Netflix mulai menguji kontrol pemutaran kecepatan variabel tahun lalu , sebuah pengumuman yang memicu kemarahan besar dari Hollywood. Beberapa anggota industri, termasuk aktor Aaron Paul dan sutradara Judd Apatow, mengecam keputusan Netflix dan berpendapat bahwa fitur seperti itu akan berdampak pada integritas konten mereka dan memungkinkan distributor terlalu banyak mengontrol bagaimana pekerjaan mereka disajikan.

Sebagai tanggapan, Netflix tidak melakukan pengujian fitur ini di televisi atau di layar yang lebih besar untuk menjaga kualitas konten.

Karenanya saat ini fitur pengaturan kecepatan pemutaran video baru tersedia di Android. Kendati begitu Netflix berencana menghadirkannya ke iOS dan versi web. Namun rilis akhirnya masih akan tergantung respon dari komunitas pembuat konten dan pelanggan.



Simak Video "Pajak Digital Diberlakukan, Ini Tarif Baru Netflix"
[Gambas:Video 20detik]