Facebook Luncurkan Messenger Kids di 70 Negara

Facebook Luncurkan Messenger Kids di 70 Negara

Josina - detikInet
Jumat, 24 Apr 2020 02:26 WIB
Facebook Messenger
Facebook Luncurkan Messenger Kids di 70 Negara. (Foto: istimewa)
Jakarta -

Pada Desember 2017, Facebook meluncurkan aplikasi kirim pesan Messenger Kids yang dikhususkan untuk anak-anak berusia di bawah 13 tahun.

Saat itu aplikasi tersebut hanya ditujukan untuk pengguna Amerika Serikat saja, kini telah diperluas dengan lebih dari 70 negara termasuk di Indonesia.

Pada awalnya, Messenger Kids adalah versi Messenger yang cukup sederhana dengan tambahan fitur kontrol orangtua. Perbedaan lainnya adalah tidak adanya iklan dan Facebook juga berjanji tidak akan pernah membagikan data Messenger Kids dengan pengiklan.

Facebook sendiri mengakui bahwa kontrol yang ketat membuat cukup sulit bagi anak-anak untuk terhubung dengan teman melalui aplikasi.

Namun dengan ekspansi terbaru ini Facebook telah menambahkan fitur baru salah satunya dinamai Supervide Friend yang memberi orangtua pilihan untuk anak-anak untuk menerima menolak, menambah atau menghapus kontak.

Facebook Messenger KidsFacebook Messenger Kids Foto: Facebook

Jika si anak melakukannya, orangtua masih dapat mengganti persetujuan kontak baru dari Messenger milik orangtua.

Fitur baru lainnya adalah kemampuan orangtua untuk menyetujui hubungan pertemanan orang dewasa seperti guru atau pelatih olahraga, dan juga untuk menghubungkan anak mereka dengan anak-anak lain melalui grup di Messenger Kids.

Facebook juga akan memudahkan orangtua untuk membantu anak mereka terhubung dengan anak-anak lain dengan membuat nama dan foto profil mereka terlihat oleh kontak yang relevan, seperti teman-teman dari kontak anak mereka dan orang tua mereka.

Facebook ingin menunjukkan bahwa dengan fitur-fitur baru ini, orangtua masih memegang kendali dan mereka dapat mengelola dan memantau aktivitas anak mereka melalui Messenger induk.

Dilansir detiKINET dari Mashable fitur-fitur tersebut baru hadir di Amerika Serikat, Kanada dan Amerika Latin namun dijanjikan akan tersedia secara luas di banyak negara.



Simak Video "Video Call Lewat WhatsApp Bisa 50 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)