Jumat, 13 Des 2019 19:07 WIB

Resso, Senjata Baru Induk TikTok Lawan Spotify

Agus Tri Haryanto - detikInet
Layanan streaming musik Resso. Foto: Screenshoot
Jakarta - ByteDance, induk perusahaan TikTok merilis layanan streaming musik untuk menyaingi Spotify hingga Apple Music. Resso, begitulah namanya, kini bisa dijajal para penikmat musik Indonesia.

Untuk saat ini, Resso masih hadir dalam versi beta, di mana pasar Indonesia dan India yang kebagian pertama menjajal layanan tersebut. Aplikasi Resso telah tersedia di Play Store dan App Store.



Cara tersebut, seperti dikutip dari GSMArena, Jumat (13/12/2019) bertujuan merayu para pengguna Spotify dan Apple Music di negara berkembang.

Melihat antarmukanya, Resso memiliki keunggulan dengan keberadaan lirik yang muncul saat musik diputar. Fitur ini yang masih dijajaki oleh Spotify.

Pengguna juga memungkinkan untuk mengedit latar belakang dengan menambah foto dari cover album atau memilih dari galeri ponsel kalian. Apabila kalian ingin memindahkan lagu selanjutnya, maka caranya tinggal swipe up.

Resso, Senjata Baru Induk TikTok Lawan SpotifyFoto: Screenshoot


Selain itu, kalian tak hanya dapat menekan tombol suka, tetapi bisa mengomentari musik yang kalian dengarkan. Fitur ini, Resso menyebutnya dengan "Share your feelings".

Selain itu, kalian juga bisa membagikan lagu yang sedang diputar ke platform lainnya, misalnya di Instagram feed, Instagram Stories, WhatsApp, Facebook, dan lainnya.


Bagi yang tertarik menjajalnya, Resso menyediakan free trial selama 14 hari. Bila kalian tertarik untuk berlangganan, maka tarifnya Rp 49 ribu per bulan dan pembayaran bisa dilakukan dengan cara potong pulsa.

Resso diketahui dikembangkan oleh Moon Video Inch, perusahaan yang berbasis di New York, AS. Sebelum datang dengan versi beta, rupanya Resso diam-diam sudah muncul sejak enam bulan lalu dan dilaporkan telah memiliki 27 ribu pengguna.

ByteDance terus mencoba memperluas kerja sama dengan para label musik yang saat ini baru menggaet T-Series dan Times Music. Namun, induk TikTok tersebut berencana memperluas portfolionya dengan menambah label musik global, seperti Universal Music Group dan Sony Music Entertainment.



Simak Video "Ramai di Medsos, Begini Cara Bikin Spotify Wrapped"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/rns)