Sabtu, 26 Jan 2019 09:36 WIB

LiveMe Optimis Kuasai Pasar Live Streaming Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Live Me Foto: Live Me
Jakarta - LiveMe Indonesia kembali menguatkan keberadaannya di Indonesia sebagai penyedia layanan live streaming. Dengan memberikan suntikan tenaga baru dan menguatkan visi dan misi agar lebih berenergi, LiveMe berambisi menguasai pasar Indonesia.

Perusahaan yang sudah lebih dari dua tahun berkiprah di Indonesia ini, memiliki visi untuk menjadi market leader dalam bisnis live streaming Indonesia pada akhir tahun 2019.

Tentunya, itu merupakan visi yang lumayan ambisius mengingat para pesaing penyedia layanan sejenis sudah banyak yang mengais pelanggan di Tanah Air. Bahkan, beberapa pemain sudah mempunyai nama yang kokoh. Namun, hal tersebut tidak membuat gentar manajemen baru Live Me. Optimisme dan semangat baru menyongsong mereka di tahun 2019 ini.



"Visi yang lebih bertenaga dikenalkan LiveMe Indonesia, yakni meningkatkan brand value dan siap melakukan promosi di segala lini," kata Serena Lin, Country Manager LiveMe Indonesia dalam keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, manajemen akan dijalankan secara bersih, efisien dan efektif. Yang tidak kalah pentingnya, perusahaan ini berkeinginan pula untuk meningkatkan daya guna LiveMe dalam menunjang kehidupan bermasyarakat.

"Agar nantinya didapatkan lingkungan masyarakat yang lebih berkualitas," tambahnya.

Mulai Januari ini, LiveMe Indonesia yang sebelumnya merupakan perusahaan modal asing, di mana kepemilikannya benar-benar 100% asing. Maka per bulan ini, Kedamaian Group, perusahaan lokal telah mengambil alih pengelolaan pelanggan LiveMe Indonesia.



Perusahaan ini sebelumnya tidak bergerak dalam bisnis layanan live streaming, tetapi kepercayaan diri yang tinggi dari pemiliknya disertai insting bisnis yang dimiliki memberikan keberanian untuk pengambilan alihan ini.

Pengambil alihan ini tentu akan berdampak langsung terhadap kontribusi meningkatkan pendapatan negara dalam bentuk, antara lain, pajak. Juga diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran betapapun kecilnya, karena perusahaan akan banyak merekrut talent dan staf warganegara Indonesia, sebagai pengganti pekerja asing yang sebelumnya ada di LiveMe.

Dengan pelatihan-pelatihan yang dilakukan secara berkala diharapkan pula dapat meningkatkan kualitas sumberdaya manusia Indonesia. Hal inilah yang memberikan tekad kuat kepada stakeholder LiveMe Indonesia yang baru. (agt/agt)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed