Operasi besar-besaran di negeri kanguru itu adalah bagian dari investigasi internasional untuk menghadang kasus pornografi anak online. Demikian seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (6/6/2008).
Operasi internasional diselenggarakan setelah ada kasus gambar porno anak terbaru yang diposting di situs Eropa tiba-tiba menarik 150.000 pengguna internet dalam waktu singkat. Dari sinilah investigasi dilakukan untuk melacak para pelakunya melalui alamat IP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun mereka yang telah tertangkap dan diduga terlibat dalam kasus ini terdiri dari bermacam profesi, dari guru sampai polisi. Mereka juga berasal dari semua kalangan umur.
Masih menurur Keelty, operasi di Australia ini berhasil mengungkap produk gambar anak porno dalam jumlah jutaan. Anak-anak yang menjadi korban usianya mulai dari bayi sampai 18 tahun.
Bagaimana pendapat Anda soal penegakan hukum di internet? Ungkapkan di detikINET Forum! (fyk/rou)