Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Indonesia Blokir YouTube, Ngaruh Nggak Sih?

Indonesia Blokir YouTube, Ngaruh Nggak Sih?


- detikInet

Jakarta - Seberapa besar dampak pemblokiran YouTube jika jadi dilakukan pemerintah? Akankah ini mempengaruhi YouTube atau sekadar cubitan kecil bagi sang raksasa?

Kalau melihat kebiasaan pengguna internet Indonesia, hal ini sepertinya cukup berpengaruh. Alasannya, sederhana. Sebab, situs berbagi video ini merupakan salah satu situs yang paling banyak dituju pengguna internet tanah air.

Berdasarkan perhitungan situs pencatat trafik web Alexa yang diakses detikINET, Rabu (2/4/2008), YouTube berada di posisi ketujuh sebagai situs terfavorit yang paling banyak dituju pengguna internet Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Situs ini hanya kalah dari raksasa dunia maya lainnya macam Yahoo, Friendster, Google dan Blogger yang semuanya telah lebih lama malang melintang di bisnis online.

Hasil tersebut sebenarnya cukup mengejutkan. Mengingat untuk membuka video di situs ini membutuhkan pasokan bandwidth yang cukup besar, sementara sebagian pengguna internet Indonesia masih 'dikekang' oleh keterbatasan bandwidth.

Meski demikian, masih berdasarkan data Alexa, Indonesia bukanlah negara penyumbang pengunjung YouTube terbesar. Bahkan, kontribusinya tak lebih dari 1 persen jika dibandingkan seluruh pengakses YouTube.

Amerika Serikat, Chili dan Perancis tercatat sebagai negara yang paling banyak mengirimkan pengguna internetnya untuk mengakses YouTube dengan kontribusi 11,8%, 7,1% dan 5,3%.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah melalui Menkominfo Mohammad Nuh mengancam bakal memblokir akses YouTube. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir peredaran film terlarang 'Fitna' yang bebas wara-wiri di situs milik Google ini. (ash/wsh)





Hide Ads