Kedua perusahaan ini bersitegang perihal hak paten teknologi yang digunakan dalam ponsel mereka. RIM menuding Motorola melanggar hak patennya dan mengambil royalti dalam jumlah besar dari teknologi yang memungkinkan pengguna ponsel menggunakan Wi-Fi tersebut.
Kontan Motorola menampik tudingan tersebut dan menolak membayar royalti yang diminta RIM. Justru perusahaan ini balik menuduh RIM yang telah melanggar hak paten Motorola, demikian seperti dikutip detikINET dari Zdnet, Rabu (20/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pokok perdebatan ini disebut-sebut berawal dari kegagalan kedua perusahaan untuk memperbarui perjanjian kerja sama lisensi silang yang pernah terjalin di antara mereka. Selain itu ada kekhawatiran dari RIM bahwa Motorola akan menjual unit ponsel dan menimbulkan pembengkakan biaya lisensi bagi RIM.
(wsh/wsh)