Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Dituduh Sebarkan Film Porno, Pengusaha Warnet Protes

Dituduh Sebarkan Film Porno, Pengusaha Warnet Protes


- detikInet

Malang - Tindakan Polwil Malang menyita komputer dengan tuduhan menyebarkan film porno di sejumlah warung internet (warnet) di Kota Malang menuai protes dari pemilik warnet. Pengusaha warnet mengaku tidak pernah secara sengaja menyiarkan film porno di warnetnya.

Menurut mereka, film porno yang tersimpan di komputer warnetnya merupakan hasil download dari para pelanggannya. Mereka juga menyatakan tidak bisa membendung pelanggannya untuk men-download data berupa gambar maupun film. Materi yang di-download kemudian disimpan di drive D komputer.

"Tuduhan itu tidak berdasar. Kalau saya dituduh menyebarkan misalnya menyediakan file tertentu di server, tapi ini kan berbeda," terang Andre pemilik warnet Xtrem saat dihubungi via telepon, Selasa (8/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia juga memprotes tindakan saksi ahli yang sengaja menampilkan kembali (restore) data berupa gambar dan film porno yang sebenarnya sudah dihapus sebelumnya. Sehingga, seolah polisi sengaja mencari-cari alasan untuk menjerat pengusaha warnet. "Sia-sia usaha kami untuk membatasi film porno di warnet dengan menghapus data di komputer," keluhnya.

Untuk membatasinya, setiap pekan teknisi Xtreme secara rutin menghapus data yang tersimpan di komputer. Namun, warnet yang dikelolanya juga telah menerapkan sistem proteksi yakni dengan cara membatasi situs tertentu agar tidak bisa diakses. Situs yang tidak bisa diakses antara lain seperti Playboy dan situs porno lainnya. "Tapi kan banyak situs underground yang kita tidak tahu alamatnya," jelasnya.

Saat ini, Andre mengaku tidak bisa berbuat banyak dan mengikuti proses hukum yang tengah berjalan. Untuk membatasi peredaran film porno di warnet, Andre mendesak pemerintah agar memproteksi Internet Service Provider (ISP) situs porno. Caranya, dengan menyensor setiap materi yang akan ditampilkan. "Cara ini paling efektif, sehingga semua tidak bisa mengaksesnya," tukasnya.

(bdh/dwn)





Hide Ads