Dituduh 'Singkirkan' Pekerja Tua, Google Dituntut
- detikInet
San Jose, California -
Usia tua bukan berarti akhir dunia. Banyak orang terbukti tetap produktif kala usia merangkak senja. Pun bagi Brian Reid, yang menganggap keputusan pemecatannya karena usia tua sungguh tak bisa diterima.Mantan manajer portal internet ternama, Google, berusia 54 tahun ini pun geram dengan perusahaan tempatnya dulu bekerja. Ia lantas mengajukan sebuah gugatan hukum atas Google dengan tuduhan diskriminasi umur. Pengadilan pun akhirnya menyetujui kasus ini bisa diproses lebih lanjut.Reid yang seorang mantan profesor Teknik Elektro di Stanford University sebelumnya telah mengajukan gugatan atas Google sejak Juli 2004, atau lima bulan setelah ia kehilangan pekerjaannya sebagai seorang direktur operasional.Dalam laporannya, ia menyebut bahwa semula atasannya di Google tak mau menjelaskan secara gamblang alasan pemecatannya. Namun akhirnya, Direktur Teknik Google, Wayne Roosing mengatakan bahwa Reid tidak cocok lagi dengan budaya bekerja di Google.Sementara seorang supervisor Google, Urs Hoelzle, dituduh menyebut Reid yang penderita diabetes ini terlalu lamban ketika bekerja dan mempunyai ide-ide yang kuno sehingga akhirnya diputuskan untuk dipecat.Selain itu, Reid juga menuding Google bertindak diskriminasi soal bonus, dengan memberi bonus yang lebih rendah kepada karyawan selevel manager yang tergolong tua ketimbang dengan para manager yang masih muda."Terdapat cukup bukti yang diajukan Reid bahwa alasan Google memecatnya adalah tidak benar dan bahwa Google bertindak atas motif diskriminasi," sebut pimpinan pengadilan distrik keenam Santa Clara, Conrad L. Rushing yang mengurusi kasus ini seperti dikutip detikINET dari Associated Press, Senin (8/10/2007).Google sendiri menolak tuduhan Reid. Namun mereka juga tak mau menjelasakan alasan pemecatan sang pria tua. Dalam dokumen peradilan, Google hanya menyebutkan bahwa Reid dipecat ketika program yang dikendalikannya dibatalkan perusahaan mesin pencari ini.
(fyk/ash)