Dibekuk Polisi, Pengedar Viagra Online 'Impoten'
- detikInet
Jakarta -
Ingin meningkatkan keperkasaan dengan membeli obat kuat seperti Viagra melalui Internet? Hati-hati, bisa jadi obat ini merupakan obat palsu sehingga tak berpengaruh apa-apa bagi kejantanan Anda.Adalah Ashish Halai dan kelompok pimpinannya yang menjual Viagra palsu ini via Internet. Kini, ia pun tertangkap dan dijatuhi hukuman 4,5 tahun penjara sehingga geng itu 'impoten', tak bisa mengerjakan aksi kejahatannya lagi.Pria 33 tahun ini mengaku mendapatkan pil obat kuat palsu dari distributor di Cina dan Meksiko. Halai lalu menjual pil-pil tersebut seharga 20 poundsterling per tablet via Internet. Konsumennya sebagian besar berasal dari Amerika Serikat dan Eropa yang barangkali terlalu malu untuk berkunjung ke dokter melaporkan kondisi kejantanan mereka.Kasus ini sendiri terungkap dalam investigasi oleh Medicines and Healthcare Products Regulatory Agency (MHRA). Dan diperkirakan kelompok ini telah mengumpulkan sekurangnya 2 juta poundsterling dari penipuan Viagra online ini.Mick Deats, Direktur Pelaksana MHRA mengatakan, pihaknya memberi perhatian untuk setiap laporan pemalsuan obat sebagai insiden serius. "Masyarakat disarankan untuk menghindari membeli obat secara online dimana resiko adanya obat-obatan palsu di dunia maya semakin meningkat," tandasnya, seperti dikutip detikINET dari Vnunet, Kamis (20/9/2007).Halai sejatinya merupakan seorang ahli kimia yang berpraktek di Bayswater, London. Namun sayang, keahliannya dalam meracik bahak-bahan kimia ia salahgunakan.Dalam pengadilan disebutkan bahwa Halai mulai menjual obat palsu sejak tahun 2002 dengan label Viagra. Ia membungkus paket ini dengan sangat rapih sehingga disebutkan, perlu mata yang terlatih untuk mengetahui perbedaannya dengan yang asli.
(fyk/ash)