Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pelaku Razia Software Bajakan di Hotel Sultan Masih Misteri

Pelaku Razia Software Bajakan di Hotel Sultan Masih Misteri


- detikInet

Jakarta - Hotel yang dideskripsikan oleh sumber detikINET sebagai hotel berinisial SN dan berlokasi di depan kantor Polda Metro Jaya, menjadi obyek aksi razia software yang dilakukan oleh polisi. Meski benar adanya aksi razia tersebut, sejumlah pihak ternyata tak mengetahuinya.Kejadian razia itu sendiri, menurut sumber, terjadi pada pertengahan April 2007 belum lama berselang. Saat dikonfirmasi belum lama berselang, salah seorang pejabat di Hotel Sultan (dahulu Hotel Hilton) memang tak menampik adanya sejumlah polisi yang telah datang ke kantornya dan melakukan pemeriksaan terhadap komputer-komputer. Pihak Business Software Alliance (BSA) ketika dihubungi detikINET, Senin (7/5/2007), menyatakan tidak tahu menahu hal tersebut. "Saya tidak tahu soal (adanya) razia (software) di Hotel Sultan," kata Donny A. Sheyoputra, perwakilan BSA di Indonesia. DiangkutMenurut sumber detikinet, sejumlah komputer dari yang digunakan oleh engineering hingga resepsionis diangkut semua oleh polisi menggunakan truk. "Hanya disisakan satu saja, yaitu laptop yang menggunakan Apple," ujar sumber tersebut.Benarkah ada komputer yang diangkut? Sayangnya, pihak Hotel Sultan yang tak ingin disebutkan identitasnya tersebut menolak untuk memberikan keterangan lebih lanjut.Pihaknya baru akan angkat bicara lebih lanjut setelah ada perkembangan hukum lebih lanjut terkait dengan kejadian razia tersebut. Sehingga belum ada kejelasan benar-tidanya ada sejumlah komputer yang diangkut.Tidak TahuKetidak-tahuan BSA tersebut tentu cukup mengherankan, mengingat biasanya aksi razia software biasanya kerap melibatkan institusi yang dibentuk dan diberi tugas oleh sejumlah vendor software kenamaan untuk berurusan dengan masalah penegakan hak cipta software tersebut.Apalagi target razianya kali ini adalah institusi dengan kaliber internasional, setidaknya ketika masih menyandang nama 'Hilton', yang notabene adalah jaringan hotel internasional berbintang lima.Tetapi bukan hanya pihak BSA saja yang tak mengetahui kejadian tersebut.Kombes Polisi Sigit Sudarmanto, Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, ketika dihubungi beberapa hari lalu, pun senada dengan BSA.Memang dirinya membenarkan bahwa soal razia software di wilayah Jakarta adalah berada di bawah kewenangannya. Namun terkait dengan razia di Hotel Sultan, dia belum mengetahuinya, "Saya tidak tahu soal itu," ujarnya. Ketika hari ini dihubungi kembali, Sigit tampaknya sedang di tengah rapat dan tak bisa leluasa untuk menjawab pertanyaan. "Hubungi saya lagi nanti jam tiga," demikian pintanya.Jadi, siapa yang melakukan razia software di Hotel Sultan tersebut, masih misteri. (/dbu)




Hide Ads
LIVE