Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Soal MoU Microsoft-Indonesia
Menkominfo: SBY Tak Terima 'Suap'
Soal MoU Microsoft-Indonesia

Menkominfo: SBY Tak Terima 'Suap'


- detikInet

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Sofyan Djalil melakukan klarifikasi mengenai isu seputar Memorandum of Understanding (MoU) Microsoft dengan Pemerintah Indonesia. Ia menegaskan tak ada 'suap' dari Microsoft. Hal itu ditegaskannya dalam klarifikasi yang digelar di Gedung Departemen Kominfo, Jakarta, Jumat (29/12/2006). Menurut Menkominfo sempat diberitakan adanya pernyataan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Faisal Basri bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima 'suap' dari Microsoft untuk melancarkan MoU. Menurut Sofyan tudingan tersebut merupakan penghinaan terhadap kepala negara sekaligus pelecehan terhadap martabat bangsa Indonesia. Oleh karena itu Menkominfo Sofyan Djalil akan mengadukan Rakyat Merdeka Online dan/atau Faisal Basri ke Mabes Polri. "Karena kita tidak tahu apakah Faisal Basri yang menuduh atau RM Online yang memelintir," ujarnya. Sofyan kembali menjelaskan bahwa MoU Microsoft dengan Pemerintah sifatnya tidak mengikat. Pada dasarnya, ujar Sofyan, pemerintah hanya ingin melegalkan piranti lunak di Kantor Pemerintah. Ia menambahkan, jika pemerintah kemudian memutuskan untuk membeli lisensi dari Microsoft nilainya tidak akan terlalu besar karena Pemerintah mendapatkan potongan lebih dari 70 persen. "Nilai uang yang diberikan mungkin tidak akan besar, itu pun akan dikembalikan (oleh Microsoft-red) lewat program community development mereka," tutur Sofyan. Di sisi lain, Pemerintah berharap legalisasi piranti lunak yang akan dilakukan ikut membantu posisi Indonesia di dunia internasional. Tingkat pembajakan, ujarnya, diharapkan turun hingga 75 atau 77 persen. (wsh/wsh)





Hide Ads