Gara-gara 'BlackJack', Samsung Digugat BlackBerry
- detikInet
New York -
Research in Motion Ltd. (RIM) menuntut rivalnya Samsung Electronics gara-gara penggunaan nama BlackJack. BlackJack merupakan smartphone terbaru keluaran Samsung yang ditujukan untuk pelanggan korporat.Nama BlackJack diklaim mirip dengan nama yang dipakai RIM pada perangkat andalannya, BlackBerry.Gugatan tersebut, seperti dikutip detikINET dari Cnet, Rabu (13/12/2006), dilayangkan Jumat lalu di Pengadilan Distrik Amerika Serikat (AS) untuk wilayah Distrik Pusat California.RIM sepertinya tidak senang kehadiran BlackJack. Dalam tuntutannya, RIM mengatakan penggunaan nama "BlackJack" merupakan pelanggaran disain, persaingan tidak adil dan pelanggaran merek dagang. Selain itu, masih menurut RIM, penggunaan nama BlackJack kemungkinan akan membingungkan beberapa pelanggan.RIM sendiri mengaku bahwa perangkat BlackBerry-nya, yang digunakan lebih dari 6 juta orang di seluruh dunia untuk mengirim dan menerima e-mail, sudah menjadi icon dalam hal fungsi dan bentuknya.Sementara BlackJack, yang beroperasi pada sistem operasi Windows Mobile 5.0 dan memiliki keyboard full QWERTY, disebut-sebut merupakan ancaman bagi banyak perangkat RIM termasuk BlackBerry Pearl, ponsel yang ditujukan untuk konsumer.Untuk diketahui saja, Samsung meluncurkan BlackJack di awal Desember dengan kampanye pemasaran besar-besaran. Saat ini ponsel tersebut dijual secara eksklusif untuk jaringan Cingular.Ironisnya, peluncuran BlackJack ternyata bersamaan dengan peluncuran BlackBerry Pearl milik RIM, pun memakai jaringan Cingular.Apa BlackJack akan Dihentikan?Perihal gugatan tersebut, salah seorang juru bicara Cingular mengatakan Samsung masih belum memberikan penjelasan. Namun menurutnya, Cingular tidak berencana untuk menghentikan penjualan Samsung BlackJack.Di lain sisi, RIM juga menolak untuk mengomentari gugatan hukum tersebut. Sementara itu salah seorang wakil Samsung mengatakan perusahaan belum menerima komplain apapun dan juga menolak untuk berkomentar.Sekedar informasi, Maret silam layanan push mail BlackBerry juga pernah digugat perusahaan kecil dan memaksa BlackBerry harus membayar ganti rugi. Layanannya terbentur masalah paten dengan perusahaan kecil asal Virginia, NTP Inc.RIM akhirnya membayar US$ 612,5 juta (US$ 1=Rp 9.070 Sumber: detikcom) untuk menyelesaikan semua tuntutan terhadap mereka, beserta lisensi yang berlaku ke depan.
(dwn/dwn)