Peduli Lingkungan
Nokia Kurangi Penggunaan Bahan Beracun di Ponsel
- detikInet
Helsinki -
Selain mengganggu fungsi tubuh, polusi yang ditimbulkan berbagai perangkat elektronik seperti ponsel juga bisa merusak lingkungan. Peduli akan hal itu, Nokia dan beberapa pemain industri mobile membuat sebuah grup demi mengurangi polusi dari produksi ponsel.Di bawah payung kerjasama, grup tersebut sepakat untuk mengurangi konsumsi energi dan berhenti memakai beberapa bahan beracun yang berbahaya dalam pembuatan ponsel serta menggalakkan program daur ulang ponsel. Tak hanya itu, mereka juga akan aktif memberikan informasi ke konsumen mengenai dampak penggunaan perangkat elektronik terhadap lingkungan. Demikian Nokia memaparkan dalam pernyataannya, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Senin (25/09/2006)."Sangat penting bagi industri mobile untuk menyediakan solusi, salah satunya dengan menggalakkan program daur ulang," ujar Charlotte Grezo, Vodafone director for corporate responsibility.Dijelaskan lagi, upaya tersebut merupakan bagian dari proyek percobaan kemitraan dengan Komisi Eropa."Secara global, produksi dan konsumsi produk elektronik mempunyai dampak yang sangat berbahaya bagi lingkungan. Saya acungi jempol usaha yang dimotori Nokia dan komitmen perusahaan lain yang berpartisipasi. Saya mengimbau agar pihak lain turut mengambil tindakan yang sama untuk 'menghijaukan' produk mereka," tutur Commissioner Environment Stavros Dimas. Selain Nokia dan beberapa pemain industri mobile, perusahaan lain yang tergabung dalam grup tersebut termasuk Motorola, Panasonic Matsushita Electric Industrial, France Telecom, TeliaSonera dan Intel. (dwn)
(dwn/dwn)