Jangan Buang! Ini Cara TV Tabung Tangkap Siaran Digital

Jangan Buang! Ini Cara TV Tabung Tangkap Siaran Digital

ADVERTISEMENT

Jangan Buang! Ini Cara TV Tabung Tangkap Siaran Digital

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 02 Jan 2023 06:16 WIB
Kominfo akan mematikan siaran TV analog mulai hari ini, Rabu (2/11). Ada 14 daerah yang terdampak penerapan Analog Switch Off (ASO) di Jabodetabek.
Jangan Buang! Ini Cara TV Tabung Tangkap Siaran Digital. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Siaran TV digital tidak hanya untuk pesawat televisi canggih saja, tetapi yang termasuk TV tabung juga bisa menikmati siaran tersebut. Jadi, jangan buang TV tabung kalian.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah menjalankan program Analog Switch Off (ASO), yakni mematikan siaran TV analog dan dialihkan ke siaran TV digital.

"Tidak berarti TV tabung tidak bisa menerima digital, bisa (menerima siaran TV digital) asal dipasang set top box," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate beberapa waktu lalu.

Ya, dengan menggunakan alat tambahan berupa set top box atau STB, maka TV tabung bisa menangkap siaran TV digital. Adapun perangkat tersebut telah tersedia di pasaran dengan rentang harga Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribuan.

Cara TV Tabung Tangkap Siaran TV Digital:

  1. Berada di wilayah yang terdapat siaran TV digital. Untuk mengetahui hal tersebut, bisa menggunakan aplikasi Sinyal TV Digital yang disediakan oleh Kominfo
  2. Tidak perlu ganti antena, Kominfo menyebutkan kalau antena UHF yang lama bisa dipakai untuk menangkap sinyal digital
  3. Pasang set top box yang sudah tersertifikasi Kominfo
  4. Pasangkan kabel RCA di TV yang terhubung ke STB. Begitu juga kabel HDMI
  5. Lalu, menyalakan TV dan STB dan masuk ke menu setting/pengaturan kemudian pilih HDMI. Kalau TV kalian tidak ada HDMI, maka pilih menu AV
  6. Setelah itu, pilih menu scan atau pencarian yang nantinya secara otomatis mendeteksi siaran TV digital di sekitar wilayah detikers

Sementara itu, Kominfo bersama penyelenggara multipleksing (mux) juga membagikan set top box gratis kepada rumah tangga miskin ekstrem. Sejauh ini penerapan migrasi TV analog ke digital tersebut sudah dilakukan di 265 kabupaten/kota dari 514 kabupaten/kota di seluruh wilayah tanah air.

Implementasi suntik mati TV analog ini berdasarkan sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Lapangan Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021.

Siaran TV digital menawarkan kualitas siaran yang lebih bersih gambarnya, suara lebih jernih, hingga lebih canggih dibandingkan dengan siaran TV analog.

Lebih canggih yang dimaksud, seperti keunggulan dari siaran TV digital ini yang tidak dipunyai TV analog, seperti keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) yang akan jadi peringatan kepada masyarakat setempat jika terjadi bencana alam di lingkungan sekitar, yang harapannya masyarakat dapat dievakuasi dengan cepat setelah menerima informasi tersebut.

Fitur lainnya di siaran TV digital, yaitu sinyal siaran yang lebih stabil berkat adanya teknologi Digital Video Broadcasting - Second Generation Terrestrial (DVB-T2), TV digital ramah keluarga karena penonton bisa membatasi program acara sesuai usia dengan teknologi parental lock, dan fitur Electronic Program Guide (EPG) untuk melihat kategori, jadwal, dan deskripsi acara.

Ikuti berita menarik detikINET lainnya Google News



Simak Video "Mahfud Md Sampaikan Daftar Stasiun TV yang Masih Bandel Siaran Analog"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT