Jurus Kominfo Pastikan Traffic Telekomunikasi Seluler Aman Saat Nataru

Jurus Kominfo Pastikan Traffic Telekomunikasi Seluler Aman Saat Nataru

ADVERTISEMENT

Jurus Kominfo Pastikan Traffic Telekomunikasi Seluler Aman Saat Nataru

Danica Adhitiawarman - detikInet
Jumat, 30 Des 2022 16:14 WIB
Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama penyelenggara layanan telekomunikasi seluler mengantisipasi kenaikan traffic selama liburan Natal dan tahun baru. Hal ini dilakukan dengan menjalankan enam langkah.

Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Ismail menyampaikan hal ini dalam konferensi Pers Kesiapan Infrastruktur Telekomunikasi Selama Nataru. Acara tersebut berlangsung secara virtual dari Jakarta Pusat, Senin (26/12).

"Kominfo bersama operator seluler meningkatkan kapasitas jaringan internet, optimasi kualitas dan kapasitas jaringan, penambahan BTS baru, dan penyediaan mobile BTS di pusat keramaian, tempat wisata, dan ruang publik lain," ujar Ismail dalam keterangan tertulis, Jumat (30/12/2022).

Menurutnya, setiap operator telekomunikasi telah mengantisipasi kenaikan traffic jaringan telekomunikasi. Telkom menyiapkan kapasitas internet sebesar 28.270 Gbps dan ekspansi kapasitas Backbone sebesar 5.680 Gbps.

Selanjutnya, Telkomsel meningkatkan kapasitas internet gateway dari 8.812 Gbps menjadi 11.052 Gbps.

"Adapun Indosat Ooredoo Hutchinson meningkatkan kapasitas jaringan internet dari 5.466 Gbps menjadi 7.273 Gbps. XL Axiata menyiapkan kapasitas jaringan sebesar 6.000 Gbps. Dan Smartfren meningkatkan kapasitas jaringan internet dari 3.480 Gbps menjadi 4.350 Gbps," jelasnya.

Selain itu, Kementerian Kominfo dan para operator seluler melakukan proses optimasi kualitas dan kapasitas jaringan di titik keramaian. Pusat keramaian seperti di jalur mudik di jalan tol, pusat perbelanjaan, pusat transportasi, tempat wisata, dan tempat-tempat ibadah.

"Khususnya di area gereja, juga termasuk di area residensial dengan pertumbuhan untuk mengantisipasi pertumbuhan traffic broadband yang cukup signifikan," ucapnya.

Kemudian, penyelenggara layanan telekomunikasi seluler menambah BTS baru dan menyiapkan Compact Mobile Base Transceiver Station (Combat BTS) di sejumlah pusat keramaian, daerah rest area di jalan tol, tempat wisata, dan berbagai ruang publik lain.

Sebelumnya, Ismail dan operator telekomunikasi seluler melakukan test rehearsal jaringan telekomunikasi dan test drive di sepanjang jalur mudik.

"Tim kami juga sudah melakukan test drive di sepanjang jalan jalur mudik jalur tol untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga ketika terjadi lonjakan penggunaan traffic pada saat yang bersamaan," ungkapnya.

Operator telekomunikasi seluler juga menyiapkan petugas dan posko yang akan berjaga selama 24 jam penuh, serta memastikan Command Center dan Call Center beroperasi selama 24 jam.

"Petugas dan posko yang akan berjaga atau melakukan pengawasan dalam pelaksanaan kebutuhan traffic selama 24/7. Artinya, standby penuh selama 24 jam dan juga memastikan command center dan call center beroperasi secara baik selama periode Nataru ini. Jadi, itu adalah enam kegiatan yang dilakukan dalam proses antisipasi kebutuhan menghadapi lonjakan traffic ini," jelasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan jaringan telekomunikasi dan memakai perangkat yang tersertifikasi. Hal ini agar masyarakat mendapat layanan yang berkualitas.

"Mudah-mudahan bisa menjadi informasi kepada publik dan memberikan ketenangan kepada masyarakat dalam menggunakan layanan telekomunikasi. Apabila terjadi lonjakan traffic dan sebagainya. Kami harapkan juga masyarakat menggunakan perangkat telekomunikasi yang sudah bersertifikat untuk menjamin semua prosesnya dijalankan dengan aman, nyaman, dan terkontrol dengan baik," pungkasnya.

(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT