Manfaat Migrasi ke TV Digital: Internet RI Bakal Makin Kencang

ADVERTISEMENT

Manfaat Migrasi ke TV Digital: Internet RI Bakal Makin Kencang

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 22 Nov 2022 19:15 WIB
Ilustrasi Smartphone
Manfaat Migrasi TV Analog ke Digital: Internet RI Bakal Makin Kencang. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan manfaat dari migrasi TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO). Salah satunya, kecepatan internet Indonesia akan semakin kencang daripada sebelumnya.

Direktur Penyiaran Ditjen PPI Kementerian Kominfo, Geryantika Kurnia, mengatakan ketika pelaksanaan ASO sudah merata secara nasional, maka tidak ada lagi persoalan sinyal telekomunikasi yang timbul tenggelam.

Permasalahan tersebut, kata Gery, karena Indonesia saat ini masih kekurangan sumber daya frekuensi yang diperuntukkan layanan akses internet. Hal itu yang membuat kecepatan internet Indonesia masih ada kesenjangan satu daerah dengan lainnya.

"Sinyal kadang ada, kadang tenggelam, itu akibat kekurangan frekuensi. (Penggunaan) TV analog ini boros frekuensi. Jadi, nanti pada akhirnya setelah ASO nasional, benar-benar masyarakat seluruh Indonesia akan sama (menikmati layanan internet)," ujar Gery dalam webinar terkait pelaksanaan ASO, Selasa (22/11/2022).

Disampaikan Gery, saat ini masih ada pekerjaan rumah yang mana sekitar 12.500 desa/keluruhan yang tersebar di tanah air belum menikmati akses internet, bahkan layanan telekomunikasi untuk telepon belum dicicipi masyarakat sekitar.

"Boro-boro internet, telepon saja nggak bisa itu karena kekurangan sumber daya terbatas, yakni frekuensi," ucapnya.

Dengan dilakukannya penghentian siaran TV analog ke TV digital, akan ada efisiensi penggunaan pita frekuensi 700 MHz atau digital dividend sebesar 112 MHz, yang mana itu bisa dipakai untuk memperbaiki kualitas layanan internet Indonesia.

"Jadi, dengan migrasi TV analog ke digital, insya Allah nanti saudara-saudara kita yang belum mendapatkan komunikasi seperti kita di Jakarta, Bandung, dan lainnya belum bisa internet, nanti akan seluruh Indonesia merata. Internet akan (naik) 100 kali lipat, nggak ada lagi kehilangan sinyal yang timbul tenggelam, tidak ada buffering. Mari dukung migrasi TV analog ke TV digital," pungkasnya.

Pemerintah melalui Kementerian Kominfo telah menerapkan penghentian siaran TV analog atau Analog Switch Off (ASO) pada 2 November 2022. Hanya saja pelaksanaannya baru sampai 230 Kabupaten/Kota, termasuk wilayah Jabodetabek.



Simak Video "Mahfud Md Sampaikan Daftar Stasiun TV yang Masih Bandel Siaran Analog"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT