Menkominfo Sentil Stasiun TV yang Belum Matikan Siaran TV Analog

Menkominfo Sentil Stasiun TV yang Belum Matikan Siaran TV Analog

ADVERTISEMENT

Menkominfo Sentil Stasiun TV yang Belum Matikan Siaran TV Analog

Agus Tri Haryanto - detikInet
Kamis, 03 Nov 2022 11:45 WIB
Jakarta -

Meski sudah melewati batas akhir migrasi TV analog ke TV digital pada 2 November 2022, rupanya masih ada siaran analog yang belum dimatikan. Menyadari hal tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyinggung agar stasiun TV tersebut untuk bekerjasama.

Bahkan, disampaikan Menkominfo, pemerintah juga sampai menggandeng Bareskrim Polri untuk mengatasi persoalan stasiun TV yang belum mematikan siaran TV analog dan berganti ke TV digital.

Netizen yang menyaksikan detik-detik hitung mundur siaran TV analog dimatikan pukul 24.00 WIB pada 2 November 2022 pun melaporkan bawah tidak semua stasiun TV mematikan siaran analognya.



"Perjalanan (pelaksanaan Analog Switch Off/ASO) ini sangat panjang dan sangat berliku melalui silang pendapat, dukungan pro kontra yang terjadi, namun tujuan kita sama untuk menjaga dan mengawal industri kita lebih baik, agar pertelevisian nasional kita bisa memberikan layanan terbaik bagi pemirsa," tutur Johnny di Jakarta, Kamis (3/11/2022).

Menkominfo mengatakan dengan mengudaranya siaran TV digital akan memberikan sejumlah manfaat, baik bagi masyarakat dan industri. Seperti kualitas siaran lebih bersih, suara jernih, ada info kebencanaan, hingga efisiensi penggunaan frekuensi 700 MHz yang nantinya bisa jadi pendapatan negara.

"Kita berharap dengan masuk ke digitalisasi (penyiaran-red) akan muncul variasi konten yang lebih meningkatkan kualitas, lebih mempererat silaturahmi dan persatuan bangsa, mengangkat kultur budaya kita dikenal luas di seluruh kawasan nusantara," ucapnya.

Saat hitung mundur penghentian siaran TV analog, Kominfo menampilkan sejumlah pesawat televisi yang masih bersiaran analog di samping kanan dan yang sudah siaran digital di samping kirinya.

"Saya perhatikan secara teknis, tidak semua di kanan saya mati, tetapi semua di kiri saya hidup. Sebelah kanan itu TV analog, kiri TV digital. Untuk sebelah kanan karena ada yang belum mati, saya harap ada kerjasamanya dan saya minta pejabat terkait yang berwenang termasuk tim di lapangan untuk melakukan diskusi pendekatan dan menyelesaikan dengan baik," ungkap Johnny.

Ia berharap stasiun TV yang belum dimatikan siaran TV analog agar segera melakukannya dan menggantikannya dengan siaran TV digital. Hal itu, kata Johnny, untuk kepentingan industri televisi dan layanan kepada masyarakat.

"Sekali lagi seluruh pejabat ya, baik baik dari Bareskrim Polri maupun Kominfo untuk melakukan pendekatan lapangan yang perlu keakraban dan persaudaraan agar secara teknis bisa dilaksanakan dengan baik," pungkasnya.

(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT