Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Depsos Bantah Keluarkan Izin Judi Indobetonline

Depsos Bantah Keluarkan Izin Judi Indobetonline


- detikInet

Jakarta - Departemen Sosial (Depsos) membantah kabar bahwa pihaknya telah memberikan izin kepada Indobetonline melakukan kegiatan judi di Indonesia. Karena izin yang diberikan hanyalah sebatas penyediaan informasi olahraga."Namun jika izin itu disalahgunakan, kami tidak dapat berbuat apa-apa," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Depsos Heri Kristato dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (8/7/2006).Heri menjelaskan, dalam izin tersebut, seseorang yang ingin mengakses situs Indobetonline itu diwajibkan untuk menjadi anggota terlebih dahulu. Untuk menjadi anggota dikenai biaya pendaftaran sebesar Rp 2 juta."Seperti saya mau membuat toko cendol. Ya itu izinnya memang ada. Tapi yang namanya penyimpangan di lapangan saya tidak tahu," jelasnya.Karena itu, lanjutnya, jika ada penyimpangan di lapangan, maka itu menjadi tugas kepolisian untuk meluruskannya. "Kalau penyimpangan di lapangan memang urusannya polisi," tegasnya.Akan tetapi, meski layanan berbasis internet itu telah disinyalir melakukan tindak perjudian, pihak Depsos tidak serta merta dapat angsung mencabut izinnya. "Kita lihat dulu hasil dari kepolisian. Orang kita juga tidak tahu persis duduk persoalannya kok," kata lelaki berpenampilan sederhana ini.Disinggung mengenai maraknya undian lewat SMS berhadian, Depsos belum menetapkan vonis judi. Depsos lebih memilih untuk mempelajari dugaan-dugaan tersebut."Kita sedang mempelajari betul dan sedang menerima masukan dari masyarakat," ujarnya sembarimengakhiri perbincangan.Indobetonline merupakan layanan berbasis internet yang disinyalir bermotif judi. Pada (3/7) lalu pihak kepolisian menggerebek salah satu tempat pengoperasian Indobetonline yang berada di daerah Harmoni, Jakarta Pusat.Dalam penggerebekan itu, pihak kepolisian menggelandang 31 orang ke kantor polisi. 24 Diantaranya ditahan dan dijadikan tersangka.Menurut WakadivHumas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bahrul Alam, modus perjudiannya, yakni setiap anggota situs itu dapat memasang taruhannya. Taruhan antara lain dipasang dari Rp 6-20 juta. (ary) (amz/)






Hide Ads