Jangan Salah Beli Perangkat TV Digital, Ini yang Tersertifikasi Kominfo

Jangan Salah Beli Perangkat TV Digital, Ini yang Tersertifikasi Kominfo

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 19 Apr 2022 03:00 WIB
TOKYO, JAPAN - JULY 29: A woman watches Olympics games on televisions at an electronics retail store on July 29, 2021 in Tokyo, Japan. Fans have been barred from most Olympic events due to the Covid-19 pandemic, which also caused the Games yearlong postponement. (Photo by Yuichi Yamazaki/Getty Images)
Jangan Salah Beli Perangkat TV Digital, Ini Daftar yang Tersertifikasi Kominfo. Foto: Getty Images/Yuichi Yamazaki
Jakarta -

Bukan hanya Set Top Box (STB) yang disertifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), tetapi juga perangkat TV digital. Jangan salah beli TV digital, kalau tidak mau berakhir kecewa.

Setiap perangkat televisi digital yang diperdagangkan, dibuat, dirakit, dimasukkan, atau digunakan di wilayah Indonesia wajib mengantongi sertifikasi resmi.

Persyaratan teknis tersebut sesuai yang diatur dalam Peraturan Menkominfo Nomor 4 Tahun 2019 tentang Persyaratan Teknis Alat dan/atau perangkat telekomunikasi untuk Keperluan Penyelenggaraan Televisi Siaran dan Radio Siaran.

Berdasarkan data termutakhir per 4 Maret 2022, tercatat perangkat TV digital yang telah tersertifikasi Kominfo sebanyak 700 unit.

Dari perangkat yang tersertifikasi itu berasal dari berbagai merek, seperti Samsung, LG, Mito, Akari, Sharp, Polytron, Aqua, Panasonic, Changhong, Sanken, Realme, Coocaa, Philips, Sony, Hisense, maupun Toshiba.

Untuk mengetahui lebih detail terkait model atau tipe dari TV digital tersertifikasi Kominfo itu, detikers bisa kunjungi dan klik laman ini.

Plt Dirjen PPI Kementerian Kominfo, Ismail telah mengimbau agar masyarakat melakukan pengecekan, apakah televisi yang dimiliki itu sudah mendukung siaran TV digital atau belum.

"Kalau perangkat televisi belum bisa menangkap siaran digital, silangkan dengan set top box, karena ketersediaan ini makin hari makin dekat. Kami takut barangnya tidak ada, kami mengimbau segera membeli perangkat set top box," tuturnya.

Ismail mengklaim bahwa perangkat televisi yang diperdagangkan saat ini sudah digital dan jenisnya DVB T2 yang dapat menangkap siaran digital.

Mulai 30 Apri 2022, pemerintah melalui Kominfo akan mengimplementasikan Analog Switch Off (ASO) alias menghentikan siaran TV analog yang sudah mengudara selama 60 tahun terakhir.

Proses migrasi TV analog ke digital tersebut akan terbagi ke dalam tiga tahap. ASO Tahap 1 pada 30 April 2022, ASO Tahap 2 pada 25 Agustus 2022 dan ASO Tahap 3 pada 2 November 2022.



Simak Video "Wilayah Jabodetabek Siap-siap Migrasi TV Analog ke Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)