Apple Dituntut Karena Tak Gaji Karyawan Sesuai Aturan

Apple Dituntut Karena Tak Gaji Karyawan Sesuai Aturan

Josina - detikInet
Kamis, 07 Apr 2022 21:19 WIB
Customers walk into an Apple Store after Apples new iPhone XS and XS Max went on sale in Beijing, China September 21, 2018. REUTERS/Jason Lee
Foto: Jason Lee/Reuters
Jakarta -

Apple tengah dihadapi gugatan class action oleh mantan karyawannya karena tidak membayar upah sesuai undang-undang yang berlaku.

Adalah Raven Ramos seorang mantan karyawan Apple Store berlokasi di Fifth Avenue, New York. Ia menggugat atas nama dirinya karyawan Apple yang saat ini bekerja di New York.

Diketahui di negara bagian New York memiliki undang-undang yang mewajibkan bagi perusahaan untuk membayar pekerja manual setiap minggu. Ini berlaku untuk karyawan yang terlibat atau telah terlibat dalam pekerjaan manual selama masa kerja mereka.

Namun, sebuah perusahaan dapat menerima otorisasi dari Komisaris Departemen Tenaga Kerja New York untuk membayar pekerjanya setiap setengah bulan.

Melansir dari 9to5mac, Kamis (7/4/2022) dokumen tersebut menyatakan bahwa Apple tidak memiliki otorisasi untuk membayar secara setengah bulanan. Perusahaan yang berbasis di Cupertino ini memiliki banyak toko di New York dan mempekerjakan lebih dari ribuan karyawan di negara bagian tersebut.

Menurut pengaduan class action, setidaknya 25% dari tugas pekerjaan Ramos di Apple Store melibatkan tenaga kerja manual. Ini termasuk mengerjakan sales floor, membuka kotak produk, mengosongkan mesin kasir, dan membantu konsumen.

Kegagalan Apple untuk membayar upah tepat waktu juga menyebabkan Ramos kehilangan nilai waktu dari uang itu.

Ramos yang merupakan warga lokal Port Chester, New York telah bekerja untuk Apple dari Oktober 2010 hingga Januari 2018 dan dibayar setengah bulanan sepanjang waktu.

Gugatan class action ini mencakup setidaknya 100 karyawan di mana tuduhan total klaim masing-masing karyawan senilai lebih dari USD 5 juta.

Mereka yang terlibat mencari untuk menerima jumlah upah mereka yang dibayar sebelum waktunya sebagai ganti rugi yang dilikuidasi dari Apple. Itu juga mencari biaya dan biaya pengacara yang wajar, dan bunga pra-penilaian dan pasca keputusan hakim.



Simak Video "Selamat Tinggal, iPod Touch!"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)