Kominfo Siapkan 6,7 Juta Set Top Box Gratis TV Digital

Kominfo Siapkan 6,7 Juta Set Top Box Gratis TV Digital

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 17 Nov 2021 06:16 WIB
Set Top Box, perangkat bantuan TV analog untuk menangkap siaran TV digital.
Kominfo Siapkan Mekanisme Pembagian 6,7 Juta Set Top Box Gratis TV Digital. Foto: Trans7
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyebutkan bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah menyiapkan mekanisme pembagian set top box (STB) gratis TV digital.

Bantuan set top box gratis tersebut agar memudahkan masyarakat mendapatkan siaran TV digital saat TV analog dihentikan. Migrasi TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) akan dilakukan tahun depan.

Menkominfo mengungkapkan 6,7 juta set top box disiapkan untuk keluarga miskin. Bantuan tersebut berasal dari pemerintah dan penyelenggara multipleksing.

"Set top box ini kita perkirakan untuk keluarga miskin sekitar 6,7 juta STB bagi 6,7 televisi yang dimiliki oleh rakyat miskin. Untuk STB ini yang sedang kita siapkan agar 6,7 juta itu tersedia pada waktunya sesuai dengan tahapan ASO paling lambat tanggal 2 November 2022," ujar Menkominfo, Selasa (16/11/2021).

Johnny menjelaskan, penerima bantuan ini berdasarkan kriteria serta mekanisme pelaksanaan pembagian STB gratis tengah disiapkan. Hasil penghitungan sementara dengan mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial.

Menurut Menkominfo, sebanyak 6,7 juta set top box gratis TV digital itu akan dibagikan langsung kepada warga yang memenuhi syarat. Selanjutnya, STB dipasang ke televisi analog yang belum memiliki standar DVB T2 agar bisa menerima siaran televisi digital.

"Jadi lebih dari sekadar bagi-bagi (set top box gratis), karena harus dipasang dan di-install di perangkat televisi masing-masing. Seperti misalnya, di rumah kalau pakai Indihome atau pakai layanan internet itu kan ada perangkat connector-nya, sama kira-kira seperti itu ada perangkat connector-nya yang memungkinkan menerima siaran digital," jelasnya.

Semula penghentian TV analog ini dilakukan pada 17 Agustus 2021, hanya kebijakan tersebut terhambat kurangnya sosialisasi kepada masyarakat sampai pandemi COVID-19, pada akhirnya pemerintah menunda proses migrasi penyiaran tersebut.

Kominfo telah menetapkan suntik mati TV analog ini dilakukan dalam tiga tahap. Tahap 1 pada 30 April 2022, Tahap 2 pada 25 Agustus 2022, dan Tahap 3 pada 2 November 2022.



Simak Video "Migrasi RI ke TV Digital Ditunda!"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)