Keluarga Mampu? Jangan Harap Dapat Set Top Box TV Digital Gratis

Keluarga Mampu? Jangan Harap Dapat Set Top Box TV Digital Gratis

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 12 Okt 2021 22:36 WIB
LAS VEGAS, NV - JANUARY 09: The DISH Hopper HD DVR system, including a pair of companion Joey set-top boxes, are displayed during a press event at The Venetian for the 2012 International Consumer Electronics Show (CES) January 9, 2012 in Las Vegas, Nevada. The unit comes with a 2 TB hard drive and can record up to six TV shows at once and can display up to four different shows in four different rooms in a home at the same time. CES, the worlds largest annual consumer technology trade show, runs from January 10-13 and is expected to feature 2,700 exhibitors showing off their latest products and services to about 140,000 attendees.   Ethan Miller/Getty Images/AFP (Photo by Ethan Miller / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Bisa Berlangganan? Jangan Harap Set Top Box Gratis TV Digital. Foto: Getty Images via AFP/ETHAN MILLER
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sedang memproses data penerima bantuan set top box gratis TV digital. Bagi kalian yang bisa berlangganan TV berbayar, maka jangan harap akan bantuan ini.

Set Top Box (STB) adalah alat yang berfungsi untuk mengubah sinyal TV digital yang diterima dari satelit, kabel, ataupun internet ke dalam format analog agar dapat ditampilkan ke TV analog. STB juga sering disebut dekoder atau receiver.

Bukan Kominfo yang menentukan penerima bantuan set top box gratis tersebut, melainkan Kementerian Sosial (Kemensos) yang menentukan kriteria keluarga miskin agar tepat sasaran.

Nantinya keluarga miskin tersebut akan mendapatkan set top box dari penyelenggara multipleksing (mux) atau pemerintah yang terdampak migrasi TV analog ke digital atau dikenal dengan Analog Switch Off (ASO).

"Saat ini sedang melakukan persiapan data dan mekanisme distribusinya (set top box gratis)," ungkap Direktur Pengembangan Pita Lebar Kominfo, Marvels Situmorang

Marvels mengungkapkan, keluarga miskin penerima manfaat bantuan set top box gratis TV digital ini masuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos. Selain itu, penerima bantuan ini juga sudah memiliki perangkat televisi, meski berupa TV analog.

"Juga kita harus lihat masyarakat tersebut apakah memiliki televisi yang saat ini menerima siaran lewat teresterial menggunakan antena UHF. Sekalipun punya televisi tapi menerima siaran dengan antena parabola atau berlangganan TV berbayar, itu tidak menjadi target karena dari sisi kesejahteraan dia sudah memiliki kemampuan membeli set top box," tuturnya.

Harga pasaran set top box, seperti di e-commerce berkisar dibanderol Rp 200 ribu sampai Rp 350 ribuan.

Semula rencana migrasi TV analog ke digital akan dilakukan pada 17 Agustus kemarin. Hanya saja, pandemi COVID-19 yang masih terjadi dan masukan dari publik, penghentian TV analog diundur jadi tahun depan.

Berikut tahap penghentian siaran TV analog ke siaran TV digital di seluruh wilayah Indonesia:

Tahap1
30 April 2022 di 56 Wilayah mencakup 166 Kabupaten/Kota


Tahap 2
31 Agustus 2022 di 31 Wilayah mencakup 110 Kabupaten/Kota


Tahap 3
2 November 2022 di 25 Wilayah mencakup 63 Kabupaten/Kota



Simak Video "Kemkominfo Mulai Migrasi dari Analog ke TV Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)