Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Norwegia akan Beralih ke Open Source

Norwegia akan Beralih ke Open Source


- detikInet

Norwegia - Terlepas dari usaha yang dilakukan perusahaan untuk mempromosikan kepemilikan software mereka, fakta menunjukkan bahwa tren software telah beralih ke arah open source.Terkait hal ini, raksasa software Microsoft yang selama ini mendominasi software komputer, tampaknya harus bersiap-siap kehilangan satu pertempuran penting dengan armada open source.Bagaimana tidak? Menurut informasi yang dikutip detikINET dari betanews, Selasa (11/4/2006), Norwegia berencana untuk menyapih diri dari ketergantungan pada perusahaan-perusahaan besar seperti Microsoft.Salah satu negara yang tergolong IT-minded itu berniat meningkatkan dan menggalakkan penggunaan software open source di aparat pemerintahan.Selain akan fokus di open source, pemerintah Norwegia juga berencana untuk mengorganisir grup yang beranggotakan para ahli TI (teknologi informasi), untuk menetapkan standar pengaksesan informasi publik dan mengatur bagaimana sistem operasi bisa saling ber-interoperate.Sekadar informasi, Norwegia bukanlah negara pertama yang beralih ke open source. Brasil, Cina, Perancis, Jerman, Jepang, dan Korea Selatan juga sudah berencana untuk melakukan hal yang sama.Bagi pemerintah, open source rupanya menjadi daya tarik yang luar biasa. Pasalnya, biaya lisensi software open source bisa dibilang jauh lebih murah. Ini artinya, cost TI yang dikeluarkan juga lebih rendah. Selain itu, open source dinilai memiliki fleksibilitas yang lebih baik."Seharusnya kita tidak perlu lagi memakai software terutama dari perusahaan komputer internasional untuk mendapatkan akses informasi di sektor publik," kata pemerintah Norwegia di pernyataannya.Untuk meraih tujuan itu, menurut pemerintah Norwegia, aparat seharusnya bisa menjamin bahwa situs dan dokumen-dokumen online mereka bisa ditampilkan dan dilihat lewat browser open source, Firefox misalnya. Tak hanya itu, dokumen tersebut seharusnya juga bisa dikonversi ke Open Document Format (ODF), guna menjamin bahwa dokumen itu bisa dibuka di banyak aplikasi dan di lintas sistem operasi.Sampai berita ini diturunkan, pemerintah Norwegia masih belum memberikan indikasi apapun perihal seperti apa rencana yang akan mereka lakukan terkait open source. Mereka bahkan tidak menyebutkan aplikasi spesifik apa yang bakal dipakai. (dwn) (dwn/)







Hide Ads