'Soal Open Source, Pemerintah Jangan Gamang'
- detikInet
Jakarta -
Praktisi Teknologi Informasi (TI), Richardus Eko Indrajit, mengatakan pemerintah harus berani berkeputusan soal Open Source. "Jangan gamang terus!"Hal itu dikemukakan Eko, yang juga merupakan ketua STIMIK Perbanas, saat diskusi soal IGOS (Indonesia Goes Open Source) bersama wartawan di kawasan Bukit Sentul, Bogor, Selasa (05/04/2006). Eko mengatakan IGOS membutuhkan usaha yang keras dari para pemerhati dan aktivis di Indonesia. Pemerintah, lanjutnya, juga perlu menerapkan perencanaan dan eksekusi yang jelas serta roadmap yang pasti. "Pemerintah kita harus berani fokus, jangan gamang terus," kritiknya.Eko sendiri tetap optimis soal implementasi Open Source di Indonesia. "Asal jangan gunakan pendekatan marketing, tapi lebih kepada pendekatan komunikasi atau PR (Public Relations atau humas, -red.)," ujarnya.PasrahDi sisi lain, beberapa waktu lalu pemerintah telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan Microsoft. Padahal, anggapan yang ada di masyarakat, Microsoft dan Open Source adalah dua pihak yang berseberangan. Menanggapi hal itu, perwakilan PT. INTI sebagai marketing IGOS Desktop, Tikno Sutisna mengaku pasrah. "Kita hanya bisa berdoa dan berharap semoga pemerintah bisa memilah yang mana yang terbaik bagi bangsa ini," jelas Tikno.Penandatanganan MoU yang dilakukan 13 Januari 2006 silam merupakan kesepahaman komitmen Depkominfo untuk melakukan kampanye anti pelanggaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Kompensasi dari pihak Microsoft adalah pemberian government rate untuk pembelian software produk Microsoft, serta dukungan dalam penerapan e-Government.Tikno pun setuju dengan pendapat Eko Indrajit soal gamangnya pemerintah. "Itulah, pemerintah perlu commit (komitmen-red) yang pasti, bukan cuma komat-kamit," Tikno menambahkan sambil tertawa lepas.Dijelaskan, komitmen pemerintah harus disinergikan dengan bantuan masyarakat dan gerakan nasional. Tikno menyatakan bahwa IGOS akan fokus melakukan kampanye pada tahun 2006 ini. "Sebagai upaya menggaungkan bahwa Open Source adalah dari kita, oleh kita dan untuk kita," demikian Tikno menjelaskan. IGOS Desktop adalah modifikasi dari Java Desktop System (JDS) yang dibuat khusus untuk program IGOS. (amz/wsh)
(wsh/)