Oknum Intel Minta Warnet Urus Izin Keramaian
- detikInet
Pekanbaru -
Oknum intel jajaran Poltabes Pekanbaru mengambil kesempatan dalam kesempitan. Mereka ditugasi mengantar surat ke pemilik warnet, yang isinya menghimbau agar penggunanya jangan buka situs porno. Sambil mengantar surat pimpinannya, oknum ini minta pemilik warnet mengajukan surat izin keramaian. Lho? Dalam pekan ini, Kapoltabes Pekanbaru, Kombes James Umboh mengirim surat ke pemilik warnet. Isi surat itu sih bertujuan baik, yakni agar para pengguna jangan coba-coba buka situs berbau pornoaksi dan pornografi. Sejumlah pemilik warnet di Pekanbaru mengaku kepada detikINET, yang mengantar surat itu adalah anggota di jajaran intel. Nah, saat mengantar surat, oknum-oknum intel ini juga menyampaikan pesan agar pemilik warnet mengurus surat izin keramaian ke Polsek terdekat. Seorang pemilik warnet di kawasan Sukajadi yang meminta identitas diri dan warnetnya dirahasiakan, mengaku menerima surat Kapoltabes dari dua orang oknum intel. Oknum ini menyarankan pada mereka agar segera mengurus surat izin keramaiannya. Harga surat izin yang ditawarkan oknum intel ini Rp 100 ribu. Izin itu berlaku hanya satu bulan. "Artinya kami setiap bulan disuruh oknum intel ini mengurus surat izin keramaian warnet. Kalau izin itu tidak kami urus, katanya, nanti kami malah repot. Kami jadi pusing Bang," kata pemilik warnet di kawasan Sukajadi Pekanbaru. Malah anehnya, oknum intel ini, kata sejumlah pemilik warnet, menawarkan diri untuk mengurus surat izin keramaian yang tenggat waktunya bisa lebih satu bulan. Soal harga, oknum ini mengaku bisa harga damai. "Pokoknya, bila ingin mengurus surat izin keramaian itu, lewat kami saja. Gampanglah, soal harga dan lamanya masa izin itu bisa kita atur," kata Oknum intel seperti ditirukan pemilik warnet. Lantas benarkah Poltabes Pekanbaru menginstruksikan pemilik warnet harus mengurus surat izin keramaian? Ketika masalah ini dikonfirmasikan kepada Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru, AKP Edi Fariyadi, yang bersangkutan malah terkejut. Menurut Edi, pihaknya tidak pernah menginstruksikan kepada intel untuk menyuruh para pemilik warnet mengurus surat izin tersebut. "Tolong kasi tahu sama saya, siapa nama intel tersebut," katanya. Edi pun berjanji akan mencari tahu siapa saja oknum intel tersebut. "Saya akan segera cek siapa oknum intel ini," kata Edi kepada detikINET, Rabu (05/4/2006). (cha)
(wsh/)