Ada Simulcast, Ini Cara Dapat Siaran TV Digital Pakai TV Analog

Ada Simulcast, Ini Cara Dapat Siaran TV Digital Pakai TV Analog

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 21 Agu 2021 17:12 WIB
TOKYO, JAPAN - JULY 29: A woman watches Olympics games on televisions at an electronics retail store on July 29, 2021 in Tokyo, Japan. Fans have been barred from most Olympic events due to the Covid-19 pandemic, which also caused the Games yearlong postponement. (Photo by Yuichi Yamazaki/Getty Images)
Ada Simulcast, Ini Cara Dapat Siaran TV Digital Pakai TV Analog. Foto: Getty Images/Yuichi Yamazaki
Jakarta -

Siaran TV digital memang tertunda sampai tahun April 2022. Tetapi, masyarakat yang pakai TV analog bisa menikmati siaran tersebut berkat adanya siaran simulcast.

Simulcast adalah proses siaran yang menjalankan siaran TV digital dan TV analog secara di waktu yang bersamaan.

Adanya simulcast ini cara memperkenalkan diri siaran TV digital ke publik. Dengan harapan, masyarakat bisa menjajal kualitas yang diberikan, seperti gambar jelas hingga suara yang jernih.

Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) Eris Munandar mengungkapkan stasiun televisi raksasa saat ini sudah menggelar siaran simulcast di Indonesia.

"Semua TV besar yang ada saat ini sudah simulcast, seperti Trans TV, Trans 7, SCTV, RCTI, sampai Kompas TV itu sudah (simulcast). Bahkan, di Jakarta saja ada 30 channel," ungkap Eris, Sabtu (21/8/2021).

Sejauh ini memang program siaran simulcast itu sama, baik yang ada di TV analog maupun TV digital. Hanya saja, kualitas yang ditawarkan dan suara yang ada di TV digital lebih unggul.

"Kami juga mengajak stasiun untuk menghadirkan killer content di TV digital, tapi tidak ada di TV analog. Memang ini masih jadi pertimbangan karena salah satunya faktor iklan (sumber pendapatan stasiun televisi-red)," tutur Eris.

Cara menonton siaran TV digital pakai TV analog:

1. Pastikan bahwa daerah kalian sudah tersedia siaran TV digital.
2. Diperlukan antena rumah biasa, yaitu antena UHF, baik berupa antena luar rumah (outdoor) atau antena dalam rumah (indoor) yang biasa digunakan untuk menangkap siaran TV analog.
3. Pastikan TV analog kalian sudah dilengkapi dengan penerima siaran televisi digital DVBT2.
4. Jika televisi di rumah kalian hanya bisa menerima siaran TV analog, diperlukan dekoder set top box untuk membantu mendapatkan siaran TV digital.
5. Setelah televisi kalian tersambung, pilih opsi pengaturan/setting, lalu pilih auto scan untuk memindah program-program siaran TV digital di sekitar kalian.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menetapkan jadwal baru migrasi TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO). Sejatinya dilakukan tahap pertama dilakukan pada 17 Agustus kemarin, tetapi pandemi COVID-19 yang masih menghantui membuat suntik TV analog dimulai tahun depan.

Semula migrasi ke siaran TV digital ini berlangsung dalam lima tahap, kini menjadi tiga tahap saja. Tahap 1 pada 30 April 2022 yang mencakup 56 wilayah, Tahap 2 pada 31 Agustus 2022 mencakup 31 wilayah, dan 2 November 2022 mencakup 25 wilayah.

"Penjadwalan ulang ASO sudah dilakukan dan didasari dengan Permen Kominfo setelah memperhatikan perkembangan PPKM dan dampaknya terhadap perekonomian rakyat, khususnya rakyat kecil," kata Menkominfo Johnny G. Plate.

"Kami harapkan dengan penjadwalan ulang tersebut, ASO dapat dilaksanakan tepat waktu dan berhasil dengan baik, dimulai 30 April 2022 yang akan datang," pungkasnya.



Simak Video "Migrasi TV Analog ke Digital Akan Dimulai April 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/agt)