Wajib Pakai Produk Lokal
Akan Ada Konsorsium Litbang 3G
- detikInet
Jakarta -
Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar menegaskan bahwa setiap operator 3G harus mematuhi kesepakatan yang sudah ditandatangani mengenai penggunaan komponen lokal pada implementasi infrastruktur 3G tanpa terkecuali, mulai tahun ini."Itu demi kepentingan industri dalam negeri kita yang hampir collaps. 30 persen dari Opex (operational expenditure) dan 20 persen Capex (capital expenditure) itu rendah kok. Banyak yang mereka bisa gunakan. Mereka masih bisa berproduksi," ujar Basuki di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis malam, (23/2/2006)."Ini peluang lho. Memang ada dua kebijakan, yang pertama untuk meningkatkan peluang pasar dan kedua untuk meningkatkan daya saing kapasitas produksinya. Ini yang kita bangun nanti dengan yang namanya R&D Consortium," jelas Basuki.Model konsorsium litbang tersebut, menurut Basuki, pada intinya akan dijalankan oleh tiga pilar, yakni pemerintah, perguruan tinggi, dan industri. Saat ini pihaknya tengah menggodok cetak birunya."Bicara daya saing industri tidak bisa tergesa-gesa, harus long run danharus militansi. Insya Allah tahun depan bisa jalan. Saya sudah ketemu dengan Menristek, Dirjen Telematika, dan industri," kata Basuki. "Intinya kita memberanikan diri membuka peluang-peluang pasar. Makanya selalu saya gaung-gaungkan perlunya kita punya sikap militansi untuk membangun industri dalam negeri ini," tambahnya."Semua jangan take for granted bahwa langsung terpenuhi, semua harus bekerja keras. Kalau tidak, nanti nasibnya (industri - red.) akan begini terus. Kita sebagai pemerintah berkewajiban memberikan peluang, karena multiplyer effect-nya sangat besar, terutama untuk meng-create tenaga kerja. Karena itu problem utama kita," jelasnya.Basuki juga menegaskan bahwa salah satu cara lain untuk menghidupkan industri yaitu dengan 'memaksa' para vendor untuk membagi ilmunya. "Itu yang saya lakukan. Dulu saya ketemu LG, tapi nggak tahu beritanya sampai sekarang. Itu salah satu foreign direct investments (FDI). Makanya perlu militansi. Seluruh department harus bekerja sama, tidak bisa dari Ditjen Postel saja,""Kalau bea dari handset saja nol rupiah, saya mesti bikin pabrik di situ. Wong nggak ada barrier kok. Ini makanya, perdagangan, keuangan, dalam konteks ekonomi semua harus bekerja sama," tandasnya. (rou)
(dbu/)