Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
SBY Geli Tanggapi Kasus Foto 'SBY-Bambang'

SBY Geli Tanggapi Kasus Foto 'SBY-Bambang'


- detikInet

Jakarta - Beredarnya foto hasil olahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang bersanding dengan Bambang Trihatmodjo ditanggapi SBY dengan tertawa geli. Presiden gak marah?"Itu gambar saya dengan Bambang Tri atau saya dengan siapa? Yang jelas?," canda Presiden dalam acara temu-muka dengan masyarakat Indonesia di Thailand, Bangkok, Kamis (15/12/2005) malam. Jawaban tersebut disampaikan SBY sambil tertawa geli, menggoda seorang warga Indonesia yang meminta tanggapan atas foto tersebut. Demikian halnya Ibu Negara Ani Yudhoyono yang duduk di sebelahnya. Si penanya sebelumnya menginginkan jawaban apakah beredarnya foto mesra itu dianggap sebagai penghinaan terhadap Kepala Negara. Presiden sendiri mengaku bahwa ia sebenarnya baru mengetahui masalah foto itu satu hari sebelumnya, yaitu Rabu (14/12/2005) saat masih berada di Kuala Lumpur. Yang memberi tahu, katanya, adalah sang isteri sendiri. "Itu lho ada gambar Bapak dengan artis," demikian Ani Yudhoyono.Namun informasi dari isterinya itu tidak sempat diperhatikan lebih lanjut karena ia sendiri sedang sibuk mengikuti padatnya rangkaian pertemuan puncak para pemimpin ASEAN dengan negara-negara mitra wicara di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 12-14 Desember. "Tapi malam ini saya malah ingin tahu, kayak apa sih gambar saya di foto itu?," kata Susilo sambil tertawa, yang ditimpali tawa ratusan orang yang hadir di Wisma Duta.Foto yang dimaksud adalah foto hasil olahan seorang blogger asal Yogyakarta, Herman Saksono. Foto tersebut merupakan hasil editan foto Mayang Sari yang dirangkul Bambang Tri yang beredar sebelumnya. Mengaku iseng, Herman lalu mengganti wajah Mayang Sari dengan sejumlah tokoh seperti Surya Paloh, Yusril Ihza Mahendra, Roy Suryo dan artis Armand Maulana. Tak ketinggalan, wajah SBY juga dipajang jadi pengganti wajah Mayang, tentu saja dalam posisi dirangkul Bambang.SBY mengaku tidak tahu bahwa kasus tersebut sampai berujung dipanggilnya orang iseng yang memodifikasi foto tersebut (Herman Saksono), oleh Kepolisian Yogyakarta. Menanggapi keisengan Herman, SBY menganggap tidak perlu dilakukan penyelesaian hukum."Kalau itu bukan sesuatu yang disengaja untuk melakukan pelanggaran atau kejatahan terhadap seseorang, panggil saja. Lalu nasehati, bagaimana begitu kalau banyak orang percaya, SBY kok foto sana-sini," katanya.Orang yang bersangkutan juga perlu diingatkan bahwa kendati setiap orang berhak mengekspresikan ide dan pikirannya seperti yang diamanatkan UUD 1945 pasal 29, hak itu juga dibatasi dengan ketentuan lain di pasal yang sama yang menyebutkan bahwa hak yang dimiliki tidak boleh mengganggu orang lain, mengganggu norma susila dan agama. "Jadi kalau gambar saya ditempelkan dengan gambar artis, diedarkan, terus anak saya lihat.. atau Ibu (sambil menunjuk Ibu Ani, red), itu bisa bikin repot...," katanya.Ia juga meminta berbagai pihak agar kreativitas yang dibuat tidak diarahkan kepada perbuatan-perbuatan iseng, melainkan yang lebih berguna. "Banyak sekali ide, tentang pembuatan kapal, misalnya. Cari yang lain sajalah, yang iseng jangan dikembangkan," ujar Presiden Susilo. (nks/)







Hide Ads