Soal Take Down Konten, Netflix: Kami Punya Fitur Parental Control

Soal Take Down Konten, Netflix: Kami Punya Fitur Parental Control

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 21 Jan 2020 17:40 WIB
Ilustrasi Netflix. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta - Menkominfo Johnny G Plate menyatakan Netflix harus menyesuaikan kontennya dengan aturan yang ada di Indonesia, dan harus punya cara untuk men-take down konten di platformnya. Apa kata Netflix?

Ketika hal tersebut ditanyakan ke Netflix, tampaknya mereka masih enggan untuk memenuhi permintaan tersebut. Mereka malah menyatakan kalau mereka menyerahkan sepenuhnya pada pelanggan soal konten apa yang mau ditonton.

"Layanan kami mencakup panduan rating dan sinopsis episode untuk membantu anggota membuat pilihan berdasarkan informasi tentang apa yang tepat bagi mereka dan keluarga mereka," kata Manajer Komunikasi Netflix, Kooswardini Wulandari, saat dihubungi detikINET.

Jadi, Netflix menganggap mereka telah memberikan fitur pengawasan dan batasan terkait penyesuaian konten yang diutarakan oleh Menkominfo Johnny, termasuk desakan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) soal take down konten.


Lebih lanjut, Dini menyatakan kalau Netflix sudah mempunyai fitur kendali konten yang bisa digunakan oleh orang tua untuk membatasi konten-konten yang bisa ditonton dengan batasan umur tertentu.

"Kami juga memiliki fitur kontrol orang tua (parental control) serta PIN untuk mengatur konten pada tingkat-tingkatan usia tertentu di akun Netflix," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sudaryatmo, Pengurus Harian YLKI, mendesak Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) untuk memblokir (take down) konten-konten yang bermuatan pornografi, SARA dan melanggar norma kesusilaan yang ada di Netflix.

Dalam acara diskusi Polemik Netflix: Antara Bisnis, Regulasi, dan Norma Sosial di Jakarta, Kamis (16/1/2020), Sudaryatmo menyebut Kominfo punya kewenangan untuk melakukan take down Netflix tanpa harus menunggu laporan dan keluhan dari masyarakat.


Lalu Menkominfo Johnny G Plate menyebut Netflix harus menyesuaikan kontennya dengan aturan, kebiasaan, serta kultur yang ada di Indonesia. Karena itulah Netflix harus punya cara untuk men-take down konten di platformnya.

"Tidak ada perlu adanya blokir-memblokir. Tapi ada kesadaran untuk menyesuaikan kontennya dengan aturan, kebiasaan dan kultur di Indonesia," kata Johnny saat ditemui di kantornya, Jumat (17/1).


Kebijakan take down ini menurut Johnny akan menjadi masalah jika tak diterapkan di Netflix. Terutama jika ada protes dari masyarakat terkait konten di Netflix.

Soal Take Down Konten, Netflix: Kami Punya Fitur Parental Control


Simak Video "Fix! Tarif Langganan Netflix Naik Mulai Besok"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)