Minggu, 27 Okt 2019 09:28 WIB

Ini Sikap Menkominfo Johnny soal Blokir Internet

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Foto: Johnny G Plate (Tsarina/detikcom) Foto: Johnny G Plate (Tsarina/detikcom)
Jakarta - Saat kerusuhan politik, pemerintah membatasi akses internet di sana untuk sementara waktu. Apa akan berlanjut oleh Menkominfo Johnny G Plate?

"Kalau kehidupan tidak normal dan membahayakan, perlu diatasi situasinya lebih dulu. Kadangkala dengan cara mengambil sedikit kebebasan, untuk menjamin kebebasan yang lebih permanen," kata Johnny kepada detikcom di Gedung Transmedia, Jakarta, Jumat (25/10) malam.

Kebijakan pembatasan internet di daerah yang sedang ada gejolak politik, tampaknya akan dilanjutkan oleh Menkominfo yang baru ini. Menurut dia, dalam situasi darurat politik, tidak bisa diterapkan aturan yang biasa-biasa saja.


"In normal situation, enforce normal norms. In case abnormal event, enforce abnormal norms," kata Johnny.

Namun menurut Johnny, ada catatan penting terkait rencana pembatasan internet di daerah yang bergejolak. Pemerintah tidak boleh melanggar kebebasan berpendapat secara permanen karena sudah diatur konstitusi.

"Yang tidak boleh adalah melanggar kebebasan berpendapat secara permanen. Konstitusi itu melindungi kebebasan berpendapat," kata dia.


Pembatasan internet, menurut Johnny, hanya akan dilakukan sementara waktu dan secara terbatas. Itu pun hanya akan dilakukan pada situasi yang tidak stabil dan ada kekacauan.

"Kalau sudah terkendali, (akses internet) harus diberikan kembali," kata Johnny.

Simak Video "Usai Lepas Jabatan Menkominfo, Rudiantara Ingin Jaga Masjid Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/rns)