Rabu, 23 Okt 2019 14:41 WIB

Ambisi Menkominfo Johnny Cetak Startup Bernilai Rp 1.400 Triliun

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sertijab Menkominfo dari Rudiantara ke Johhny G Plate. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto Sertijab Menkominfo dari Rudiantara ke Johhny G Plate. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta - Johnny G Plate yang baru saja dilantik Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) mencanangkan ambisi besar, yaitu mencetak startup hectocorn yang memiliki valuasi di atas USD 100 miliar atau di kisaran Rp 1.400 triliun.

Sebagai informasi, startup memiliki tingkatan masing-masing yang di mana tingkatan tersebut dilihat dari valuasi perusahaan. Dari yang terendah itu unicorn, kemudian berlanjut naik kasta ke decacorn dan hectocorn.

Sejauh ini, Indonesia baru memiliki empat startup unicorn yang valuasinya USD 1 miliar yang dipegang oleh Traveloka, Tokopedia, Bukalapak, dan Ovo. Sedangkan gelar decacorn sudah diraih oleh Gojek yang valuasinya USD 10 miliar.



"Ini Indonesia harus mampu menghasilkan lebih banyak unicorn, decacorn, dan kalau bisa kita punya startup dengan skala USD 100 miliar," ucap Johnny di Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Mengenai strategi dalam melahirkan startup hectocorn ini, politisi Partai NasDem ini menyebutkan pemerintah akan menempatkan diri dari regulator jadi fasilitator. Sekedar informasi, konsep tersebut diusung oleh Rudiantara saat menjabat Menkominfo.

"Nanti kan banyak ahlinya, yang pasti dilakukan adalah kemudahan, peran regulator menjadi juga fasilitator seperti yang disampaikan untuk mempercepat kesempatan-kesempatan, khususnya di bidang digital sebagai tempat selancarnya para milenial, itu akan jadi perhatian besar," tuturnya.

"Tapi, untuk itu, tentu kita perlu regulasi-regulasi yang memungkinkan selancar itu dilakukan dengan baik," kata pria berkacamata ini.



Simak Video "Strategi Menkominfo Johnny di Era Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)