Sempat Mengancam
Microsoft Emoh Mundur dari Korea?
- detikInet
Jakarta -
Setelah diselidiki oleh komisi fair trade Korea, Microsoft sempat mengancam akan mundur dari negeri ginseng itu. Belakangan ancaman itu seakan-akan ditarik kembali. Emoh?South Korea Fair Trade Commission (KFTC) saat ini melakukan penyelidikan terhadap Microsoft Windows karena dianggap melanggar peraturan antitrust (semacam anti-monopoli). Penyelidikan itu sempat membuat perusahaan raksasa asal Amerika Serikat itu mengancam mundur dari Korea. Vnunet, yang dikutip detikinet Selasa (1/11/2005) melansir, sebenarnya Microsoft tidak pernah berencana untuk menarik diri dari Korea. Termasuk menunda peluncuran produk Windows di Korea. "Sampai sejauh ini Microsoft telah menginvestasikan lebih dari US$1 miliar (US$1 = Rp 10.000, sumber: detik.com) di pasar Korea, dan setiap tahun perusahaan Korea membeli produk kami senilai lebih dari US$100 juta," tandas salah seorang juru bicara Microsoft, yang menolak dikutip namanya, kepada kantor berita Yonhap.Sekedar informasi, South Korea Fair Trade Commission (KFTC) hingga kini masih menyelidiki tuduhan atas pelanggaran perjanjian antimonopoli Microsoft. Tuduhan ini disampaikan oleh portal Korea Selatan Daum Communications dan Real Networks.Kedua pihak tersebut menuduh Microsoft telah melanggar peraturan antitrust. Pasalnya Microsoft membundel Windows dengan software instant messaging (IM) dan pemutar media online tanpa dikenai biaya.Langkah bundel gratis tersebut dinilai sebagai kompetisi yang tidak adil. Pasalnya perusahaan-perusahaan kecil yang menjual aplikasi sejenis itu merasa tersaingi.Padahal minggu lalu Microsoft sempat berpendapat jika KFTC meminta mereka untuk menarik Windows, perusahaan kemungkinan akan menarik Windows dari pasaran Korea atau menunda peluncuran Windows versi terbaru dan update mereka.
(wsh/)