Kamis, 22 Agu 2019 06:45 WIB

Samsung Lebih Suka Konsumen Indonesia Beli Ponsel Resmi

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Agung Pambudhy/detikINET Foto: Agung Pambudhy/detikINET
FOKUS BERITA Aturan Validasi IMEI
Jakarta - Aturan IMEI yang tengah dipersiapkan pemerintah disambut baik oleh Samsung. Sebab aturan ini tidak akan memberikan dampak negatif bagi vendor ponsel yang berasal dari Korea Selatan itu.

"Kami akan ikut regulasi. Peraturan seperti apapun pada prinsipnya akan kami ikuti dan buat kami tidak ada efek yang negatif," kata Danny Galant, Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia saat ditemui usai peluncuran Galaxy Note 10 series di Jakarta.


Danny melanjutkan Samsung ingin masyarakat Indonesia menggunakan smartphone yang resmi. Karena dengan menggunakan produk resmi, pihaknya dapat memberikan purnajual yang lebih baik.

Sementara jika menggunakan perangkat yang tidak resmi, begitu ada masalah jadi sulit untuk ditangani. Sebab spesifikasi dari ponsel yang diproduksi di satu negara dengan negara lain beda.
Danny Galant, Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics IndonesiaDanny Galant, Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
"Kita lebih suka bila konsumen menggunakan produk yang resmi, kenapa? Karena kami tahu dan aware isi di dalamnya sudah tersertifikasi dengan operator Indonesia dan Postel. Isinya pun sudah sesuai dengan apa yang kita tujukan untuk pasar Indonesia," papar Danny.

Terkait peluang pasar pasar 20% ponsel black market yang akan berkurang setelah aturan IMEI, Samsung siap mengambil opportunity itu. Pihaknya akan merilis ponsel yang akan mengisi kekosongan tersebut.

"Kalau dibutuhkan pasti kami isi. Maunya kami pakai smartphone Samsung resmi. Di mana ada kebutuhan atau permintaan, pasti Samsung akan penuhi," pungkas Danny.



Simak Video "Setelah Aturan IMEI Diterapkan, Ponsel BM Bisa Jadi Bangkai"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)
FOKUS BERITA Aturan Validasi IMEI