Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Menkominfo Jadi Target Reshuffle?

Menkominfo Jadi Target Reshuffle?


- detikInet

Jakarta - Menjelang satu tahun kabinet Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), santer isu reshuffle para pembantunya. Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Sofyan Djalil pun tak lepas dari isu tersebut. Ada apa?Isu tersebut santer terdengar satu pekan menjelang setahun kabinet SBY. Sebelumnya SBY memang telah berjanji akan melakukan evaluasi kinerja pembantu-pembantunya pada momen tersebut. Menteri yang banyak disuarakan untuk diganti adalah menteri-menteri di bidang perekonomian. Namun, sumber detikinet mengatakan Menkominfo Sofyan Djalil juga masuk bursa reshuffle. Apa kata Sofyan? Saat ditemui wartawan seusai penandatanganan kesepahaman soal Universal Service Obligation (USO), Senin (17/10/2005), Sofyan terkesan tak ingin berspekulasi. Alih-alih menjawab langsung pertanyaan tersebut, Sofyan justru memaparkan program kerja yang selama ini telah dilakukan Departemen yang dipimpinnya. "Secara umum sudah tercapai, memang ada beberapa target yang tidak terpenuhi. Tapi secara umum sudah tercapai," tuturnya. Beberapa program yang dikedepankan Sofyan adalah soal penataan frekuensi 1900 Megahertz, pendaftaran kartu prabayar, pelarangan bagi Telkom untuk menyediakan jasa yang tidak diminta pelanggan, hingga soal perlindungan konsumen pada SMS Premium.Menurut sumber detikinet, alasan masuknya Sofyan dalam bursa reshuffle bukan karena kompetensi atau kapabilitas yang bersangkutan. "Ini murni soal politik dan bisnis," ujar sumber tersebut. Benar tidaknya isu reshufle pos Menkominfo agaknya masih harus menunggu evaluasi kabinet SBY. Apa pendapat anda soal kinerja Menkominfo? Perlukah Sofyan Djalil di-reshuffle? Sampaikan pendapat Anda ke e-mail redaksi@detikinet.com (wsh/)







Hide Ads