Kamis, 21 Feb 2019 13:45 WIB

Rusia Mau Larang Tentaranya Gunakan Smartphone, Kenapa?

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: BBC Magazine Foto: BBC Magazine
Jakarta - Parlemen Rusia baru saja melakukan voting untuk rancangan regulasi yang melarang tentara di negaranya untuk menggunakan smartphone dan media sosial (medsos). Aturan ini dirancang untuk mencegah dilacaknya operasi militer yang dilakukan Rusia.

Lebih dari 400 dari 450 pembuat kebijakan yang merupakan anggota DPR Rusia memilih untuk mendukung regulasi ini. Selanjutnya, regulasi ini kemudian akan diteruskan kepada MPR Rusia sebelum disahkan oleh Presiden Vladimir Putin.




Dilansir detikINET dari CNBC, Kamis (21/2/2019) di bawah regulasi ini, anggota militer Rusia dilarang menggunakan smartphone yang memiliki kemampuan untuk mengambil foto, merekam video, dan mengakses internet.

Mereka juga dilarang untuk mem-posting tentang diri mereka atau kolega mereka secara online. Termasuk merekam atau mendistribusikan audio, foto, video atau data geolokasi.

Tidak hanya smartphone, penggunaan laptop dan tablet juga akan dilarang. Tapi anggota militer Rusia masih diperbolehkan menggunakan feature phone dengan fitur dasar seperti telepon dan messaging.




Regulasi ini dirancang untuk mencegah media melacak aktivitas digital tentara Rusia yang dapat digunakan untuk mengekspos operasi militer yang dirahasiakan pemerintah.

Pada beberapa tahun terakhir, foto dan postingan media sosial milik tentara Rusia berhasil membantah pernyataan pemerintah yang menegaskan bahwa militer Rusia tidak berperang di Ukraina atau terlibat dalam konflik Suriah.

Rusia juga pada minggu lalu baru saja mengumumkan rencana mereka untuk mengisolasi warga negara mereka dari internet dunia. Rencana ini terkait dengan program keamanan siber yang dicanangkan mereka canangkan.


(vim/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed