Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Microsoft Salip Apple Daftarkan Paten iPod

Microsoft Salip Apple Daftarkan Paten iPod


- detikInet

Jakarta - Semua orang tahu kalau iPod adalah produk unggulan dari Apple Computer. Tapi tak banyak yang tahu kalau Apple terlambat mendaftarkan paten salah satu komponen iPod. Microsoft Corp. malah lebih dulu melakukannya. Nah lho...BusinessWekk Online yang dikutip detikinet, Rabu (17/8/2005) melansir, Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat bulan lalu menolak permohonan hak paten yang diajukan Apple pada Oktober 2002. Apple ketika itu ingin mematenkan putaran (rotational touch wheel) yang ada di bagian depan iPod. Kenapa ditolak? Ternyata karena temuan tersebut sudah lebih dulu dipatenkan Microsoft. Apple kalah cepat lima bulan dibanding Microsoft. Kantor Paten Amerika Serikat menyebut bahwa salah seorang karyawan Microsoft bernama John Platt, sudah lebih dulu menerima hak paten untuk touch wheel tersebut. Platt sebelumnya bekerja di Synaptics, perusahaan yang memproduksi touch wheel itu. Menyedihkan memang bagi Apple. Tapi kalau dicermati, kisah ini sekilas terasa menggelitik. Bisa dibayangkan bagaimana Steve Jobs (CEO Apple) nantinya harus membayar hak paten ke Bill Gates (pendiri Microsoft) -- yang notabene adalah musuh besarnya -- atas produk kesayangannya. Sampai saat ini iPod sudah menyumbang sepertiga penghasilan Apple.Meski begitu, masih ada titik terang bagi nasib Apple kemudian, John Ferrell pengacara handal mengungkapkan hal itu. "Apple masih punya banyak pilihan. Ini tidak sama seperti keputusan pengadilan tinggi," kata John Ferrell, pendiri Carr & Ferrell LLP dan pengacara kenamaan di Silicon Valley, khususnya untuk kasus paten.Ferrell mengatakan, Apple bisa saja mengajukan pernyataan yang menyatakan bahwa dialah yang menemukan teknologi tersebut, sebelum Microsoft mengajukan permohonan patennya. Kenyataan bahwa semua iPod sudah beredar di pasaran pada saat itu, bisa dijadikan bukti. Dalam kasus ini, suatu perusahaan bisa meminta kantor paten untuk melakukan penyidikan guna menentukan siapa penemu sebenarnya.Apple tidak menjelaskan mengapa aplikasi patennya terlambat diajukan. Perusahaan yang berbasis di Cupertino, California ini mengatakan, pihaknya sudah memegang banyak hak paten atas penemuan-penemuan lain yang berkaitan dengan iPod, dan masih ada paten lainnya yang masih tertunda.Microsoft di lain pihak, hanya mengatakan bahwa pihaknya menetapkan kebijakan lisensi yang sudah lama ada, jika perusahaan lain ingin mengaplikasikan patennya.Sementara itu, kolumnis Mathew Ingram, dalam tulisannya di Globeandmail.com memaparkan, teknologi yang sudah lebih dulu dipatenkan Microsoft ini merujuk pada metode penyusunan menu yang didasarkan pada sejumlah pilihan dari pengguna -- pilihan seperti ini disebut seed items -- yang nantinya akan menghasilkan daftar pilihan yang dirancang berdasarkan kriteria tertentu. Sementara paten yang diajukan Apple merujuk pada elemen iPod lainnya, termasuk diantaranya roda navigasi sirkuler dan layar LCD, tapi tidak pernah secara nyata merujuk pada menu dinamik.Sejak diluncurkan tahun 2001, Apple sudah mengapalkan 21 juta unit iPod. Jumlah tersebut sama dengan 75 persen dari seluruh perangkat pemutar MP3 yang terjual di Amerika Serikat. Jika dipadukan dengan pendapatan yang diperoleh dari toko musik online iTunes, penjualan iPod mencapai 38 persen dari total pendapatan Apple, pada kuartal yang lalu. (nks/)





Hide Ads