Selasa, 21 Agu 2018 20:22 WIB

Lacak Pengguna Diam-diam, Google Digugat

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: BBC Magazine Foto: BBC Magazine
Jakarta - Google kembali harus menghadapi gugatan. Kali ini lantaran raksasa pencarian internet ini secara ilegal melacak jutaan pengguna iOS dan Android bahkan ketika mereka mematikan riwayat lokasi.

Sang penggugat adalah Napoleon Patacsil, seorang warga berasal dari San Diego. Mewakili pengguna Android dan iPhone di AS, dirinya melayangkan gugatan ke pengadilan federal di San Francisco karena menganggap Google melakukan pelanggaran privasi.



"Google menyatakan bahwa pengguna dapat menonaktifkan Riwayat Lokasi kapan saja. Dengan Riwayat Lokasi tidak aktif, tempat-tempat yang Anda kunjungi tidak lagi disimpan. Itu tidak benar," kata Patacsil dalam tuntutannya.

Sejauh ini Google belum memberikan komentar terkait gugatan ini. Perlu diketahui gugatan ini sendiri selang empat hari setelah dirilisnya laporan dari Associeted Press tentang praktik pengumpulan data Google.



Disebutkan perusahaan berbasis di Mountain View itu diam-diam masih mengikuti pengguna walaupun fitur Location History di smartphone sudah dimatikan. Ketika mematikan Location History, Google hanya berhenti memasukkan lokasi pengguna ke feature Timeline yang biasa mencatat daftar lokasi yang pernah dikunjungi.

Google tetap dapat melacak posisi kita lewat beberapa aplikasi seperti Google Maps, informasi cuaca dan pencarian lewat browser melalui fitur yang disebut Web and App Activity. (afr/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed