Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tak Perlu Keluar Negeri
DPR Bisa Studi Banding dengan Teleconference
Tak Perlu Keluar Negeri

DPR Bisa Studi Banding dengan Teleconference


- detikInet

Jakarta - Studi banding ke luar negeri yang direncanakan anggota DPR, harusnya tidak perlu dilakukan dengan mengunjunginya secara fisik. Teknologi informasi sudah memungkinkan melakukan tatap muka secara jarak jauh dengan teknologi teleconference.Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Inggris Raya Suyanto Mahdiputra, dalam siaran pers yang diterima detikinet, Sabtu (30/7/2005)."Para anggota dewan seharusnya dapat memilih mana-mana program yang prioritas dan mana yang tidak. Jika tujuan dari lawatan tersebut adalah untuk melakukan studi banding dan mempelajari sistim di negara yang dituju, bukankah itu bisa dilakukan tanpa harus mengunjunginya secara fisik?" kata Mahdiputra. "Teknologi informasi sudah memungkinkan untuk menggelar rapat secara jarak jauh (teleconference) seperti yang dilakukan oleh Kejaksaan RI pada saat meminta keterangan dari mantan Presiden Habibie mengenai kasus bulog," tegasnya.Menurut Mahdiputra, kunjungan anggota DPR ke luar negeri pada saat negara sedang sakit akibat beban utang, sangatlah tidak masuk akal. Masih banyak hal lain yang lebih urgen untuk dilakukan anggota dewan, jika mempertimbangkan faktor biaya dan waktu."Selain itu, mempelajari suatu sistim dari negara lain tentu saja tidak mungkin dilakukan dalam satu atau dua hari. Diperlukan waktu yang cukup untuk dapat benar-benar mengambil pelajaran dari praktik yang dilakukan oleh lembaga sejenis DPR di luar negeri," kata Mahdiputra.PPI Inggris Raya menyatakan penyesalan dan keprihatinan kepada para anggota dewan yang sembrono memakai uang rakyat, melalui lawatan studi banding ke luar negeri. (nks/)






Hide Ads