Soal APJII vs ccTLD-ID
Budi Rahardjo: Say No to APJII
- detikInet
Jakarta -
Budi Rahardjo, penggerak di balik organisasi pengelola domain .id, memandang APJII melakukan cara-cara 'tidak bersahabat'. Kampanye 'Say No to APJII' pun digelarnya.Ketegangan antara Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dengan pengelola domain .id (ccTLD-ID) semakin menuju pada konfrontasi langsung. Pemicu terbaru adalah pernyataan APJII bahwa Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sofyan Djalil siap menengahi. Budi Rahardjo, figur utama di balik ccTLD-ID, menyatakan tidak pernah dihubungi sebelumnya mengenai keterlibatan Menkominfo. "Yah, cara-cara tidak bersahabat ini rupanya masih akan terus berlangsung. Baik, jika itu yang diinginkan maka saya tidak punya opsi selain untuk fight for it," ujar Budi kepada wartawan di sebuah mailing list.Budi pun meluncurkan kampanye 'Say NO to APJII!', seperti dikutip detikinet, Senin (11/7/2005), dari Blog-nya. Menurut Budi kampanye itu hanya dimaksudkan untuk membuat 'orang-orang' siap dan awas. Tidak jelas siapa 'orang-orang' yang dimaksudkannya. Namun, logikanya, seruan ini adalah untuk komunitas yang berada di balik ccTLD-ID dan Persekutuan Pengelola Domain Indonesia (PPDI). "Saya tidak ragu mereka (APJII-red) akan mengirimkan surat ke ICANN (The Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) untuk meredelegasi mandat ke mereka. Karena ini masalah internal organisasi mereka, saya tidak akan melakukan apa-apa. Tapi saya harus memperingatkan anda untuk hati-hati," tulis Budi dalam Bahasa Inggris. Menurut Budi, APJII telah meminta dukungan pemerintah untuk menjadikan APJII atau IDNIC sebagai lembaga pengelola domain di Indonesia. IDNIC sebelumnya adalah nama lembaga--yang dipimpin Budi--pengelola nama domain di Indonesia. Sengketa antara ccTLD-ID dan APJII ini berawal ketika APJII menarik penggunaan nama IDNIC. Nama tersebut memang terdaftar sebagai merk dagang atas nama APJII. Budi menuliskan bahwa aksi APJII ini adalah yang keduakalinya. Sebelumnya, pada tahun 1997, APJII berusaha mengambilalih pengelolaan nama domain .id dari Universitas Indonesia. Foto: Budi Rahardjo, penggerak pengelola domain .id. Sumber:budi.insan.co.id
(wsh/)