BERITA TERBARU
Kamis, 12 Apr 2018 16:07 WIB

Pertanyaan Anggota DPR Ini Skak Mat Zuckerberg

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Zuckerberg disidang parlemen Amerika Serikat. Foto: Reuters Zuckerberg disidang parlemen Amerika Serikat. Foto: Reuters
Jakarta - Tidak semua pertanyaan anggota DPR Amerika Serikat kurang bermutu atau ngelantur. Buktinya, Mark Zuckerberg tak mampu memberikan jawaban yang memuaskan ketika para wakil rakyat Amerika Serikat menanyakan perihal kebijakan privasi yang diterapkan Facebook.

Sejumlah senator mengkritisi kebijakan privasi dan layanan yang dimiliki Facebook saat ini kala Mark Zuckerberg menghadap para wakil rakyat Amerika Serikat tersebut. Menariknya, CEO Facebook ini tampak kebingungan setalah diminta untuk mengubah tatanan kebijakan milik jejaring sosial tersebut.

Chuck Grassley, representatif dari Iowa, menanyakan kepada Zuckerberg untuk menjelaskan mengapa Facebook tidak menjelaskan secara eksplisit bagaimana data user digunakan oleh jejaring sosial tersebut.



Selain itu, Lindsey Graham selaku representatif South Carolina, mengaku tidak paham penjelasan apa yang dimaksud di dalam kebijakan tersebut. "Saya seorang pengacara, tapi saya sama sekali tidak paham apa yang dimaksud di sini," ujarnya.

"Apakah kamu pikir konsumen awam akan paham dengan apa yang mereka setujui? Karena jika kita melihat kebijakan layanan Facebook, inilah (kebingungan) yang mereka dapat," kata Graham menambahkan, sebagaimana detikINET kutip dari CNN, Kamis (12/4/2018).

Hal senada pun dilontarkan oleh Anna Eshoo, representatif dari California. Menurutnya, Facebook harus membuat kebijakannya transparan, serta menggunakan bahasa yang mudah dimengerti secara luas.

Menanggapi kritikan para senator, Zuck ternyata tidak dapat memberikan jawaban yang mampu menjadi solusi dari masalah tersebut. Ia pun mengaku bahwa para konsumen awam kebanyakan memang tidak membaca dokumen tersebut secara keseluruhan.

"Kebijakan privasi dan layanan memang sangat membingungkan. Dari waktu ke waktu, kami kesulitan dari waktu untuk membuatnya menjadi sesederhana mungkin sehingga orang-orang dapat memahaminya. Ini juga menjadi masalah bagi sejumlah perusahaan teknologi yang lain," ujarnya.



Lalu, Graham pun meminta kepada suami Priscilla Chan tersebut untuk menjelaskan kebijakan privasi dan layanan Facebook dengan cara yang berbeda. Hal ini dikarenakan, menurutnya, penjelasan yang panjang lebar tersebut tidak dapat memberikan hasil sebagaimana mestinya.

Sekali lagi, Zuck masih belum mampu memberikan solusi yang konkret atas masalah tersebut. "Saya pikir terdapat sejumlah cara berbeda bagi kami untuk menyampaikan hal tersebut. Kami pun bertanggung jawab untuk melakukannya," pungkasnya. (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed