Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Zelensky: 11 Negara Minta Bantuan Ukraina Hadapi Drone Iran

Zelensky: 11 Negara Minta Bantuan Ukraina Hadapi Drone Iran


Fino Yurio Kristo - detikInet

Drone pencegat Ukraina
Drone pencegat produksi Ukraina. Foto: Defence Ukraine
Jakarta -

Drone pencegat buatan Ukraina untuk menangkal drone Iran kabarnya banjir peminat dari Timur Tengah. Ukraina sedang meninjau permintaan resmi dari negara-negara tetangga Iran, serta dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim ada sebelas negara telah meminta bantuan Kyiv dalam menangkal drone tipe Shahed di tengah perang Iran dan serangan terhadap negara-negara Teluk.

"Hingga saat ini, ada 11 permintaan dari negara-negara tetangga Iran, negara-negara Eropa, dan AS. Ada minat yang jelas terhadap pengalaman Ukraina dalam melindungi nyawa, pencegat yang relevan, sistem peperangan elektronik, dan pelatihan," sebutnya, dikutip detikINET dari Euro News.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan bahwa Ukraina bersedia membantu, tapi hanya pada mereka yang juga membantu melindungi rakyat Ukraina. Ia menambahkan beberapa permintaan telah dipenuhi meski Zelensky tidak merinci negara mana saja. Faktor lain bagi Kyiv dalam memberi bantuan adalah memastikan pertahanan udaranya sendiri tetap kuat.

Zelensky sebelumnya menyatakan telah mengerahkan drone pencegat dan tim spesialis untuk membantu melindungi pangkalan militer AS di Yordania. Menyusul permintaan resmi dari Washington, ia mengatakan Ukraina langsung menyetujui dan mengirimkan tim tersebut keesokan harinya.

ADVERTISEMENT

Iran telah menjadi salah satu sekutu terdekat Rusia sejak awal perang dengan Ukraina awal tahun 2022. Teheran awalnya memasok drone tipe Shahed ke Rusia dan kemudian berbagi teknologi tersebut sehingga Rusia dapat membangun fasilitas produksinya sendiri.

Sementara itu, Institute for the Study of War (ISW), menyatakan kampanye serangan gabungan AS-Israel menargetkan fasilitas produksi dan penyimpanan rudal serta drone di Iran. ISW menilai tindakan inilah yang sebenarnya ingin dilakukan Ukraina ketika mereka minta senjata tertentu dari AS.

"Amerika Serikat lama menolak memberikan Ukraina senjata yang diperlukan untuk melakukan hal yang sama terhadap fasilitas Rusia, khususnya rudal Tomahawk," catat ISW.

ISW yakin penyediaan sejumlah kecil rudal canggih Tomahawk pada Ukraina kemungkinan besar akan memungkinkan pasukan Ukraina merusak secara signifikan fasilitas produksi dan penyimpanan rudal serta drone di Rusia. Namun tanpa Tomahawk, Ukraina harus bergantung sepenuhnya pada drone dan rudal jarak jauh miliknya sendiri.




(fyk/rns)
TAGS




Hide Ads