Rabu, 11 Apr 2018 12:31 WIB

DPR Waspadai Kebocoran Data Facebooker Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
FOKUS BERITA Data Facebook Bocor
Jakarta - Serupa tapi beda kondisi. Rapat pembahasan antara DPR RI dengan Facebook Indonesia harus dijadwal ulang, karena menunggu pernyataan resmi dari CEO Facebook Mark Zuckerberg yang 'disidang' parlemen Amerika Serikat terkait skandal penyalahgunaan data pengguna oleh Cambridge Analytica.

Komisi I DPR RI pun telah menentukan pemanggilan berikutnya, pada pekan depan. Berbeda yang sebelumnya, Komisi I hanya memanggail perwakilan Facebook di Indonesia, nanti akan dilakukan bersama dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

"Rapat pembahasan (antara DPR) Facebook dengan Menkominfo rencananya diselenggarakan tanggal 17 April," kata Anggota Komisi I DPR RI Roy Suryo dalam pesan singkatnya, Rabu (11/4/2018).



Roy mengatakan, 'penyelidikan' DPR terhadap Facebook tetap harus dilakukan, karena dikhawatirkan kebocoran di kancah internasional itu bisa jadi pintu masuk di Indonesia dengan kejadian serupa.

Terlebih, skandal penyalahgunaan data pengguna Facebook oleh pihak ketiga, yakni Cambridge Analytica, telah menyalahgunakan 87 juta pengguna, satu juta di antaranya berasal dari Indonesia.



"Meski (lebih) dari 80 juta pelanggan Facebook yang bocor hanya sekitar satu juta dari Indonesia, tetapi ini harus diwaspadai karena merupakan 'pintu masuk' sebagaimana yang terjadi di Amerika Serikat, bisa berujung ke hal-hal non teknis, misalnya politik," tuturnya.

[Gambas:Video 20detik]

(rns/rns)
FOKUS BERITA Data Facebook Bocor

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed