Rabu, 07 Mar 2018 17:52 WIB

Nasib Merana Tumblr Setelah Yahoo Tumbang

Fino Yurio Kristo - detikInet
Tumblr. Foto: Getty Images Tumblr. Foto: Getty Images
Jakarta - Tumblr cukup populer walau belakangan bisa dikatakan semakin meredup. Sempat dimiliki Yahoo dengan akuisisi USD 1,1 miliar di tahun 2013 dan diprediksi makin tenar, Tumblr seolah jalan di tempat.

Menengok ke belakang, Tumblr adalah karya seorang pemuda bernama David Karp pada tahun 2007. Saat itu usianya baru menginjak 21 tahun. Di tengah kamarnya apartemen ibunya di New York, dia menemukan ide tentang layanan Tumblr.

David Karp berhasil menangkap peluang saat itu dimana Twitter, YouTube dan Wordpress siap meledak di jagat maya.

Ide dari Tumblr sendiri cukup sederhana, menggabungkan gambar, foto dan pesan dalam satu tempat online. Tidak butuh lama, Tumblr meraih sukses besar. Pendorong utama keberhasilan Tumblr adalah kedekatan Tumblr dengan blogger

Barack Obama sampai Lady Gaga pun pernah menjadi pemakai Tumblr. Dalam waktu singkat saja, Karp dan Tumblr mampu memikat banyak investor, termasuk di antaranya datang dari pendiri Virgin Sir Richard Branson.

Yahoo Tumbang, Nasib Tumblr Kurang MengenakkanDavid Karp. Foto: Getty Images/Thos Robinson


Saat itu nilai dari Tumblr sudah ditaksir sebesar USD 800 juta. Tawaran Branson ditolak Karp karena dia tidak ingin menjual layanannya tersebut hanya demi uang. Tapi akhirnya, Krap setuju Tumblr diakuisisi Yahoo.

Sayang semuanya kurang berjalan mulus. Tumblr tidak juga menguntungkan dan Yahoo tidak pernah bisa sukses mengembangkannya. Hingga Yahoo akhirnya dibeli Verizon, nasib Tumblr pun jadi begitu-begitu saja.

Karp yang jadi jutawan berkat dibelinya Tumblr pun angkat tangan. Dia lengser dari posisi CEO Tumblr di akhir tahun 2017 lalu.

Kritikan ke CEO Yahoo

Dari awal rupanya ada sebagian pihak yang menganggap pesimis pembelian Tumblr oleh Yahoo. Kritikan mengarah ke mantan CEO Yahoo Marissa Mayer yang dinilai sembarangan membeli Tumblr.

"Tumblr sepertinya akan jadi akuisisi teknologi terburuk di dekade ini dan menggambarkan seperti apa kepemimpinan Mayer sebagai CEO," kata Scott Galloway, profesor marketing di New York University.

Scott menilai kalau sedari awal, Yahoo membeli Tumblr terlalu mahal. Saat dibeli tahun 2013 itu, Tumblr dalam situasi mengalami rugi. Tumblr juga memiliki citra buruk karena tak dapat dipungkiri, memang banyak blog di situ bernuansa mesum. Itu membuat pengiklan enggan berpromosi melalui Tumblr.

"Merek terkenal tidak akan mau mengambil risiko yang terjadi kalau beriklan di Tumblr ketika mereka punya banyak pilihan lain yang lebih baik dan lebih aman," paparnya.

[Gambas:Video 20detik]

(fyk/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed