Microsoft dan RI Upayakan HaKI Sehat
- detikInet
Jakarta -
Microsoft dan pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmen mereka untuk bekerja sama dalam membentuk lingkungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) yang lebih sehat. Komitmen keduanya resmi diumumkan hari ini.Pernyataan sikap ini kembali ditegaskan setelah kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan menteri-menterinya ke Amerika Serikat, dan bertemu dengan pendiri sekaligus Kepala Pengembang Software Microsoft, Bill Gates. Pertemuan berlangsung di markas Microsoft, di Redmond, Washington beberapa minggu lalu.Dalam siaran pers yang diterima detikinet, Senin (20/6/2005), Microsoft mengemukakan bahwa pihaknya dan pemerintah Indonesia sangat berkomitmen untuk meneruskan kerjasama. Kerjasama tersebut ditujukan untuk membantu Republik Indonesia dan warga negaranya dalam menciptakan industri software yang lebih sehat dan demi terwujudnya lingkungan di mana hak atas kekayaan intelektual benar-benar dilindungi.Pernyataan yang sama juga disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Sofjan A. Djalil. "Kami bekerjasama dengan vendor-vendor software di Indonesia untuk memacu terbentuknya lingkungan yang optimal bagi pertumbuhan industri," katanya. "Saat ini pemerintah masih bereksplorasi untuk menemukan cara dalam menyediakan software legal dengan harga terjangkau bagi warga Indonesia."Klarifikasi Software US$1Dalam keterangan pers yang sama, Sofjan menyampaikan klarifikasi atas penyataannya sebelumnya. Pasca kunjungan ke kantor pusat Microsoft, beberapa pernyataan kepada media menimbulkan kesalahpahaman mengenai kesepakatan pemutihan software antara Microsoft dan pemerintah Indonesia. Sebelumnya, muncul pernyataan yang menyebutkan adanya transaksi US$1 untuk masing-masing komputer di lembaga pemerintahan yang berisi software Microsoft bajakan."Saya ingin mengklarifikasi bahwa saat ini tidak ada kesepakatan untuk memberlakukan harga US$1 per PC dalam program pemutihan software," kata Sofyan.Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Tony Chen mengatakan, pihaknya terus mencari cara untuk menawarkan teknologi dengan harga terjangkau."Pertemuan dengan Presiden Indonesia dan Bill Gates berjalan lancar. Saya mengharapkan akan terjalin kerjasama yang lebih erat lagi dengan pemerintah, untuk membantu kalangan bisnis dan konsumen di Indonesia untuk menikmati keunggulan teknologi dengan harga terjangkau," kata Tony Chen.
(nks/)